Happy reading 📖
Thania duduk di depan pos satpam depan kampus sesekali melirik arlojinya. Ia sedang menunggu kedua sohibnya yang berjanji segera datang.
" lagi nunggu siapa nunggu siapa"
Thania menatap heran cowok yang ikut duduk di sampingnya dengan santai.
"adadeh"balasnya. Ia duduk dengan kalem, mengingat cowok di sampinganya merupakan salah satu idolanya dikampus ini, Rakan.
Cowok yang tak lain Rakan itu duduk canggung, niat hatinya tadi ingin ngobrol asik dengan cewek di sampingnya tetapi saat sudah dekat malah nggak bisa.
"emm lo"
"lo"
Mereka berdua tersenyum canggung saat mereka berbicara bersamaan.
"lo duluan"ucap Thania dengan senyum tipis.
"cewek yang duluan"tolak Rakan.
"lo emang nggak ada kelas?"tanya Thania.
"oh itu, kelas gue sudah berakhir beberapa menit lalu kalau lo?"tanya balik Rakan.
"baru masuk satu jam lagi"balas Thania.
Mareka kembali diam dengan suasana kembali awakwar.
"emm, lo fakultas mana?"tanya Rakan.
"psikologi"jawab singkat Thania dibalas anggukan kepala oleh Rakan.
"acieee, yang lagi pdkt"
"cieee cieee"
Mereka berdua mengalihkan pandangan pada Elyn dan Grace yang cengengesan menggoda mereka. Thania hanya tersenyum malu sedangkan Rakan biasa saja.
"lo berdua apaan sih. Lo pada lewat mana coba, kok gue nggak liat?"tanya Thania heran.
"ini nih efek lagi kasmaran nggak ingat dunia, kita tadi lewat depan lo noh"ucap Grace membuat Thania melotot.
"lo berdua aja yang kerdil, jadi mata gue yang cantik ini tidak bisa mendeteksi curut kayak lo berdua"ucap Thania. Nahkan sifat kalemnya luntur sudah di depan cowok yang ia kagumi.
Elyn berdecak kesal sambil berkacak pinggang.
"wahh, sadis sama sahabat sendiri. Yok Grace, tinggalan aja tuh anak biar leluasa pdktnya"ucap Elyn menarik tangan Grace meninggalkan mereka.
"bye"ucap Grace dadah-dadah manja.
Thania berdiri ikut mengejar kedua sahabatnya.
"gue duluan kak"ucap Thania berlari meninggalkan Rakan yang yang menatapnya diam.
'cantik' batin Rakan sambil senyum-senyum sendiri lalu berdiri menghampiri motor bewarna lilac kesayangannya.
Sementara Thania sedang mengejar sahabatnya lalu merangkul mereka berdua.
"lo berdua lagi ngobrol apaan nih"ucap Thania.
"kita kapan hangoutnya?, gue minggu depan harus kerja jadi nggak ada waktu"ucap Grace.
Grace Tiffany, gadis dari kalangan sederhana yang selalu tampil ceria. Grace merupakan cewek gila kerja demi memenuhi kebutuhan dirinya dan adiknya, selain berjualan ia juga salah satu karyawati di salah satu restoran yang cukup terkenal dan satu minggu ini mereka diliburkan. Ya, memang cuman adiknya saja keluarga yang ia miliki sejak ayahnya yang meninggal dua tahun lalu. Namun, adiknya laki-laki yang berjarak lima tahun darinya harus menghabiskan masa hidupnya di rumah sakit dari umur sepuluh tahun hingga sekarang karena mengidap penyakit kanker otak dan kanker hati. Dan dari sanalah semangat Grace untuk terus bekerja, ia berprinsip mendapatkan uang sebanyak mungkin untuk biaya sang adik. Grace termaksud orang yang mampu menutupi masalahnya dengan topeng itu, termaksud pada sahabatnya sekipun. Tapi, itu tak berlaku pada salah satu sahabatnya yang tak lain Elyn. Elyn memang sudah tau bahwa Grace bukan seseorang ceria dan bar-bar seperti sekarang, namun ia menunggu Grace untuk berbagi apa masalah cewek itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nathaelyn [END]
Ficção AdolescenteEntah merasa sial atau sebaliknya, Elyn harus berhadapan terus-menerus dengan Nathaniel, senior di kampusnya yang begitu menyebalkan di matanya, setelah adanya pertemuan pertama yang begitu disesali gadis itu.
![Nathaelyn [END]](https://img.wattpad.com/cover/280712357-64-k687114.jpg)