47. [SOSOK MISTERIUS]

2.4K 203 0
                                        

Happy reading 📖

Gerumunan orang mulai membentuk barisan srategis. Acara yang ditunggu-tunggu terlebih bagi yang jomblo sudah mulai siap siaga, untuk menangkap bunga dari tangan kedua pasangan yang baru selesai mengucap janji.

Alaska dan Chelsea berdiri di atas altar sambil memegang seikat bunga putih. Mereka berdua mulai membelakangi kerumunan.

"satu"

"dua"

"tiga"

Hitungak ketiga pula, ikat bunga itu mulai melayang ke belakang.

"hueee"

Mereka melongo saat bunga yang di rebut-rebut itu malah mengenai kepala bocah menggemaskan. Ben yang tadi mencari Elyn di antara banyak orang kini menangis saat merasakan sakit di kepalanya.

Elyn berpisah dengan Nathaniel menghampiri bocah yang begitu menggemaskan saat menagis itu.

Elyn mengangkat tubuh Ben yang dibaluti jas putih dengan dasi kupu-kupu itu menjauh untuk menenangkan tangis.

Elyn menduduki tubuhnya di kursi ballroom sambil memangku Ben yang memeluknya erat dengan sedikit sesegukkan.

"Ben udah yah. Kenapa nangis sayang, sakit yah?"ucap Elyn mengelus pelan kepala Ben yang kena lemparan bunga.

"huhu, ia mommy"ucapanja Ben.

"syutt, sekarang jangan panggil dengan sebutan mommy sayang, panggil aunty yah"pesan Elyn.

Mata Ben kembali berkaca dengan bibir bergetar lalu sedetik kemudian tangis keras kembali pecah.

"jadi sekarang hiks, mommy nggak mau jadi mommy Ben yah hiks. Mommy nggak sayang Ben lagi hiks, mommy punya anak baru lagi hiks yah?hiks hiks"ucap Ben dengan mata memerah.

Ben turun paksa di pangkuan Elyn namun tak bisa saat Elyn memeluknya erat.

"mommy lepaskan Ben hiks, Ben lagi marah sama hiks mommy hiks tau"ucap Ben memberontak namun tak ada hasil.

"cup cup, Ben dengerin aunty. Sekarang Ben itu anaknya mommy Chelsea sama daddy Alaska. Aunty nggak punya anak baru kok sayang"ucap Elyn menangkup pipi Ben dengan gemas.

"kok mommy Ben sekarang mommy Chelsea sih"ucap Ben tak suka.

Elyn tak menjawab karena orang yang sedang disebut-sebut berada di belakang Ben bersama Alaska juga Nathaniel.

Hati Chelsea sakit saat anak kandungnya tidak mau mengakuinya, ia ingin berbalik namun sebuh suara menghentikannya.

"Ben itu mommy kamu sayang, ayo sama mommy"ucap Elyn tak enak dengan Chelsea.

Ben yang membelakangi Chelsea karena menghadap Elyn pun berbalik menatap tak suka ke arah Chelsea.

"Ben, nggak boleh gitu. Mommy Chelsea itu adalah mommy yang melahirkan kamu"ucap Elyn mencoba memberi pengertian pada Ben yang masih diam.

"kenapa baru sekarang Ben ketemu mommy, memangnya mommy nggak suka dengan adanya Ben!"ucap marah Ben memalingkan wajah kesal ke arah lain membuat hati Chelsea langsung jatuh menyesali perbuatannya dulu.

Nathaelyn [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang