Happy Reading 🦋.
•••
Aca kini sudah pulang sekolah ia berada di dalam mansionnya yang lagi asik nonton Tv.
Tiba tiba ia kepikiran dengan Adit karena ia tidak melihatnya sedari tadi di sekolah.
"Gimana kabar Lo Dit" gumam Aca pelan.
"Kok Lo gak datang ke sekolah"
"Arghhh!! Gue gak bisa ngelupain Lo besok gue berjuang lagi" teriak nya kesal.
Aca pun baring dan memakan cemilan sambil nonton kartun.
"Astagfirullah!!, Sasa!! Sampah nya kok di buang gitu aja kan ada tempat sampah!!" Teriak Mom Tika kaget melihat anaknya membuang Sampang cemilan yang ia makan sembarangan.
Aca yang mendengar teriakan pun spontan mendudukkan dirinya lalu menatap mom Tika sambil cengengesan.
"Hehehe mager mom" kata Aca.
Mom Tika hanya menggeleng kepala lalu ikut duduk di sebelah Aca sambil memakan cemilan nya.
Mereka pun nonton bersama sesekali tertawa.
"Hayo kalian nonton bareng gak ngajak Daddy" sahut seseorang dari arah belakang mereka.
Aca dan mom Tika pun menatap sekeliling tetapi ia tidak menemukan dad Arga.
"Aduh mom kok ada suara Daddy sih gak ada orang nya" ucap Aca pura pura takut.
"Ih iyah nih aku jadi merinding" sahut Mom Tika ikut ikutan.
Dad Arga yang mendengar ucapan anak dan istrinya pun kesal lalu duduk di tengah tengah antara Aca dan Mom Tika.
"Huaaa mom datang dari mana Lo dad!!" Teriak Aca spontan.
"Bicaranya Sasa" tegur dad Arga.
"Kamu sih ngagetin jadi kan reflek Sasa nya" bela mom Tika ke Aca.
Aca yang di bela pun mengembangkan senyum indah nya.
Lalu mereka pun melanjutkan acara nonton tv nya sama sama.
'ke markas aja ah males gue di sini' batin Aca dan melangkah ke kamar nya untuk bersiap.
"Mom aku naik ke atas dulu yah" pamit Aca yang di angguki dad Arga dan mom Tika.
Sesampai nya di kamar ia mengganti pakaian nya dengan kaos oversize lengan pendek dan celana jeans hitam.
Setelah itu ia turun dan berpamitan lagi ke Mom Tika dan Dad Arga.
"Dad!! Mom!! Aku mau keluar yah!!" Teriak Aca yang berlari dari arah tangga.
"Hati hati turun nya" tegur Mom Tika.
"Mau kemana?" Tanya dad Arga.
"Rumah teman" jawab Aca bohong.
"Rumah teman atau markas" cibir mom Tika masih dengan menatap layar tv.
"K-kok mom bilang gitu sih emang aku punya markas" elak Aca gugup.
"Gak usah di sembunyiin di mommy karena mom tau kamu punya geng" sahut mom Tika santai.
Aca menghela nafas gusar lalu melenggang pergi sebelum itu ia menyalim tangan kedua orang tua nya.
•••
Aca sudah berada di jalan menuju markas geng Alexis ia menggunakan mobil sport nya.
"Huh gue kabarin yang lain deh biar rame" gumam Aca lalu mengambil ponsel nya untuk menelfon Ella.
KAMU SEDANG MEMBACA
ACHASA [End]
Genç KurguBagi yang baca mohon di follow dulu yak sebelum di baca :)soalnya masih baru, Mohon maaf jika banyak typo, karna ini cerita baru saya hehe mohon di mengerti, semoga suka cerita saya. Ini murni dari pemikiran saya 🙂 ••• Ngeluh itu bukan berarti tida...
![ACHASA [End]](https://img.wattpad.com/cover/282178118-64-k411859.jpg)