50.

7.7K 462 36
                                        

Pagi tadi, Edzard sudah kembali bekerja. Dan sudah tidak pusing dan mual lagi. Edzard juga, sudah tidak terlalu manja. Edrea sangat bersyukur Edzard sudah sembuh dan kembali seperti biasa.

Edrea sudah rapi dan bergegas ingin ke kampus, sejak Edzard sakit ia selalu izin. Karena Edzard tidak sama sekali bisa di tinggal.

Saat ingin pergi ke kampus, rasanya kepala Edrea sangat pusing dan mual. Edrea bergegas ke washtafel dapur dan memuntahkan nya. Tetapi, Edrea hanya memuntahkan cairan putih.

Edrea bahkan sangat lemas, Edrea memutuskan duduk di kursi meja makan. Ia bertanya-tanya dirinya kenapa, tadi pagi dirinya baik-baik saja.

Tiba-tiba mual itu kembali datang, Edrea berlari ke washtafel. Tetapi, Edrea tidak memuntahkan apa-apa hanya cairan berwarna putih. Edrea akhirnya tidak pergi ke kampus dan memutuskan untuk istirahat. Mungkin dirinya kelelahan akibat mengurus Edzard kemarin.

Edrea sedang tidur di kamar seraya menatap langit-langit kamar. Edrea memikirkan dirinya kenapa dan ada apa. Tidak biasanya, Edrea seperti ini. Bahkan tubuh Edrea sangat lemas dan juga malas.

Edrea membuka ponsel nya hendak mencari tau di internet, apa penyebab dirinya bisa seperti ini. Edrea melihat sebuah artikel bahwa tanda-tandanya penyakitnya ini, sama seperti tanda-tanda orang hamil.

Edrea menatap langit-langit kamarnya, apa benar dirinya hamil. Edrea juga memikirkan kapan terakhir dia datang bulan.

Astaga! ucap Edrea dalam hati seraya menutup mulut.

Bulan lalu, Edrea belum datang bulan. dan memesannya.

Edrea sedang menunggu hasil Test pack itu, setelah 10 menit. Edrea mengambilnya dengan tangan gemetar. Dan ya, terpampang garis dua di Test pack.

Edrea melebarkan matanya dengan tangan gemetar. Edrea menaruh Test pack itu di nakas. Edrea menggeleng-gelengkan kepalanya seraya menggigit jarinya.

Astaga, bagaimana ini! Edrea belum siap, apalagi dirinya sekarang sedang kuliah. Tetapi, ia malah hamil. Pasti kuliahnya akan sangat terganggu.

Edrea memutuskan mengambil Test pack itu dan akan mencobanya esok hari. Untung Edrea, membelinya hingga tiga. Bisa saja, Test pack ini ada kesalahan. Pokoknya Edrea akan mencoba lagi besok pagi-pagi sekali.

Pagi ini, Edrea sedang mencoba kedua Test pack sekaligus. Jujur Edrea sangat gugup, tetapi Edrea sangat penasaran. Setelah 10 menit, Edrea mengambil kedua Test pack itu. Dan dua-duanya menunjukkan hasil positif, Edrea harus bagaimana sekarang. Perasaannya sulit di artikan dan apakah ia harus memberi tahu Edzard.

Tetapi, pasti Edzard akan sangat over protektif. Apalagi ini darah daging Edzard dan anak pertamanya. Kalau Edrea tidak bilang, pasti saat Edzard mengetahuinya nanti, Edzard akan sangat marah.

Edrea memutuskan akan memberitahu Edzard setelah ia pulang dari kantor. Agar Edzard lebih fokus bekerja tanpa harus memikirkan Edrea dan bayi ini.

~~~

Edzard baru saja pulang dari kantor, entah kenapa Edzard seperti ingin pulang cepat. Edzard masuk ke dalam rumah dan Edzard merasakan. Edrea seperti tidak ada di rumah. Dan benar saja, Edzard tidak melihat atau mendengar suara Edrea.

Edzard memutuskan ke kamar, karena mungkin Edrea ada di sana. Saat Edzard masuk ke kamar, kamar itu kosong. Kemana Gadisnya itu, astaga Edzard lupa dia bukan lagi seorang Gadis.

Tetapi, kemana gadis itu, ralat wanita itu. Memang sejak pagi, Edzard merasakan Edrea sangat aneh dan Edzard tau. Edrea menyembunyikan sesuatu.

EDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang