-FOLLOW DULU BARU BACA YAA-
Seorang gadis yang mualaf dikarenakan kecintaan terhadap Islam dan ia juga mengalami mimpi yang sangat membuatnya gelisah. Dan yang merasakan mimpi itu bukan hanya dirinya tetapi semua keluarganya.
Seorang pria yang terke...
"Astagfirullah, kenapa bisa pingsan nak?" Tanya ummi khawatir dan langsung bergegas naik keatas menuju sang menantu.
"Gak tau ummi, tadi Afnan masuk langsung liat Nayara di kamar mandi muntah muntah, habis itu Afnan langsung gendong Nayara karna tubuhnya udah mau jatoh gitu." Ucap Afnan menjelaskan pada ummi sambil berjalan.
Apa jangan jangan, Nayara hamil. Ya Allah semoga Nayara menantuku hamil. Batin ummi.
Ceklek
Pintu kamar Nayara dan juga Afnan di buka oleh ummi dan terlihatlah Nayara yang sudah siuman serta Aira yang memberi minum kepada Nayara.
"Loh katanya Nayara pingsan?" Tanya ummi menatap mereka semua.
"Iya ummi, baru aja siuman." Jawab Aira menatap ummi.
"Alhamdulillah.." Ucap Ummi dan juga Afnan.
Afnan mendekat kearah ranjang. Aira yang melihat Afnan berdiri langsung bangun dan ia ikut berdiri agar Afnan bisa duduk di ranjang bersama Nayara.
"Gapapa kok.." Ucap Nayara tersenyum memegang tangan suaminya itu.
"Kita periksa ke dokter ya?"
"Gak mau, mas."
"Tapi, kita harus ke dokter sayang."
"Gak mau, Nay gak mau mas.." Ucap Nayara dengan mata berkaca-kaca.
Afnan terkesiap kala melihat mata Nayara yang ingin menumpahkan bulir bulir air mata. "Eh iya sayang iya, gak usah ke dokter dulu ya." Ucap Afnan langsung mencium pipi Nayara dan juga mata Nayara.