-FOLLOW DULU BARU BACA YAA-
Seorang gadis yang mualaf dikarenakan kecintaan terhadap Islam dan ia juga mengalami mimpi yang sangat membuatnya gelisah. Dan yang merasakan mimpi itu bukan hanya dirinya tetapi semua keluarganya.
Seorang pria yang terke...
"Iya Umi." Jawab Aira mengusap air matanya yang mengalir di pipi yang chubby itu. Memang Aira adalah anak yang sensitif. Sedikit dibentak atau dimarahi ia akan menangis dalam diam tidak sampai sesegukan.
"Abang, Aira ayok makan!" Titah Umi Arin.
"Tapi adek ganti baju dulu, cuci tangan setelah itu turun kebawah makan." Perintah Umi Arin.
"Iyaa Umi." Jawab Aira dan melongos pergi ke kamarnya guna melaksanakan apa yang disuruh oleh Umi tersayangnya.
•••••
"Hai, hai. Aira kembali." Teriak Aira dengan sedikit kuat.
Yaa Gus. Karna Abinya adalah seorang kyai yang memiliki pesantren dan Aira adalah Ning. Sahabat sahabat Aira tidak tau kalau sebenarnya Aira adalah anak seorang Kyai.