lo jomblo!

288 8 0
                                        

Assalamualaikum..

"Gak peduli, yang penting Lo harus makan di kantin sekarang." Jawabnya sambil menarik tangan Dhea menuju kantin, sang empu memutuskan untuk menurut saja kalaupun menolak pasti hasilnya sama.

"Duduk sini gue pesenin dulu!" Pinta farel yang menyuruh Dhea duduk di depan tempat yang diduduki kedua sahabatnya.

"Vibesnya kek pacaran ya bund, tapi cuma ponakan."

"Diem Lo jomblo."

"Anj Lo." Umpat galih, lalu kembali memasukan sesendok makananya ke dalam mulutnya .

Farel kini kembali lalu duduk disamping Dhea, tak lama pesanan mereka pun sampai segeralah mereka menyantap makanan miliknya masing-masing, beberapa sendok sudah habis dan kini sendok terakhir lalu sudah selesai kegiatan makannya, lalu bangkit dari duduknya.

"Dhe Lo belum bayar anjir!" Sahut Galih karena melihat Dhea ingin melangkah kedua kakinya.

"Gue yang bayarin, tungguin bentar." Jawab farel lalu berjalan santai menuju ibu Kantin untuk membayar pesenannya tadi.

"Yok." Ajak farel yang baru sampai lalu mengandeng tangan Dhea.

"Gue tungguin anj." Teriak galih sambil berlari menyusul Dhea dan farel yang belum jauh, sedangkan Dika hanya bisa menggelengkan pelan kepalannya lalu berjalan menuju kelasnya sendirian, tidak ikut mengantar Dhea.

"Makasih kak udah dianterin." Ucap Dhea berterima kasih sama galih.

"Sama-sama, btw kia sahabat Lo itu udah punya pacar belum?"

Dhea belum sempat menjawab pertanyaan galih, farel sudah menarik galih duluan karena malas ketika galih yang sudah bertanya-tanya tentang cewe.

"Awwws apaan sih rel tarik-tarik,"

"Gabut doang."

"Anak anj." Umpatnya lalu segera duduk dibangkunya.

Jam terus berlalu hingga kini waktunya pulang, bertepatan dengan bel yang berbunyi, peka emang gak kaya pacar you, canda hehe.

Teng..teng..teng
Semua siswa pun berhambur-hamburan keluar kelas ketika mendengar bel tersebut berbunyi begitupun farel dan kedua sahabatnya yang kini sudah duduk manis di atas motornya.

"Guys ntar sore basket kuy!" Ajak Dika

"Kuy lah, dimana?"

"Di lapangan belakang apart farel kan ada."

"Gimana rel?"

"Oke."

"Singkat bener pak jawabnya."

Beberapa menit terus berlalu namun Dhea belum juga sampai di parkiran, yang membuat farel cemas karena sang istri belum juga sampai.

"Sorry lama." Sapa Dhea yang baru saja sampai sama Zaskia di sampingnya.

"Iya cepetan naik!" Pinta farel yang langsung memakai helm di kepalanya.

"Hari ini aku pulang naik angkot aja ya rel, mau nemenin kia soalnya dia gak bawa motor karena ban nya kempes."

"Gak, lo tetep bareng gue." Jawabnya tegas, enggan untuk ditawar.

"Ya udah gak papa dhe, gue naik angkot sendirian juga berani."

Playboy Is My Husband {End}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang