{BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA!}
{TYPO BERTEBARAN, BELUM PERNAH DIREVISI}
Dijodohin sama santri, ketua geng✖️
Dijodohin sama fakboy✔️
"Paan nih?!"
"Taruh di dapur istri!"
"Ogah, taruh aja sendiri!"
"Lo mau jadi istri dur----"
"Gue istri Lo bukan...
"Nih!" Ucap farel sambil Memberikan ponsel ke arah Dhea, dengan senang hati Dhea menerimanya. Lalu membuka galeri dan melihat hasil fotonya ternyata bagus-bagus.
Sedangkan balita yang ada di pangkuannya hanya menatapnya datar enggan tersenyum. Dhea pun beralih membuka aplikasi Instagram lalu berniat memposting satu fotonya.
@Dheacindys
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sama sama gemoy ya kan? ❤️545, and 56 coment
@kiacomel Siapa tuh bayi?
@Johanprtm Cantik banget ka! Mau jadi pacarku gak?
@Yupipermen Hai kak, kita mau menawarkan harga promo Yaitu beli 1 dapat 1 silahkan dibeli!
@Galihytt Itu calon anak gue btw
Tampilkan 52 coment lainya?
Dhea pun langsung menutup layar ponselnya lalu fokus mengamati bayi balita itu hanya diam tidak rewel sama sekali.
"Kamu pendiem ya?" Tanya Dhea sambil menatap balita itu tersenyum
"Dia masih bayi woy! Mana bisa bicara!" Sahut farel sambil fokus ke ponselnya
"Dih nyaut aja Lo!"
"Dari pada ngomong sendiri, kaya orgil."
"Lo orgil!"
"Gak kebalik?"
"Ya enggak lah, mana ada orgil jadi ketos."
"Dih bawa-bawa jabatan."
"Emang kenapa, disekolah gak punya jabatan ya? Kasian!"
"Dih gue bukan gak ada ya, tapi gak minat aja."
"Dih, kalah bantaan ngelak lagi."
"Mana ada."
"Serah."
"Iya deh. Emang definisi perempuan selalu benar."
"Lah tau."
Selesai berdebat Dhea pun melihat ke arah balita yang sedang asik memainkan jari-jarinya emang definisi anak gak perlu mainan mewah idaman.
Jam terus berlalu kini suara azan magrib berkumandang namun Dhea dan farel baru saja beranjak tari duduknya.
"Lo sholat duluan rel!" Perintahnya lalu kembali duduk dan membawa balita ke gendongannya yang semula dipangkuanya.