Assalamualaikum..
Suara Azan magrib namun farel belum ada niatan untuk pulang ke apartemen miliknya.
"Gak pulang Lo udah magrib juga?" Tanya galih langsung bangkit dari duduknya.
"Gak."
"Dhea masih tinggal di apart Lo?
"Y knp?"
"Kok lo gak pulang, pasti dia nyariin lo."
"Gak peduli."
"Serah, yaudah yuk ke masjid."
"Hem." Jawab Farel lalu bangkit dari duduknya, mereka berdua pun langsung berjejer untuk pergi ke masjid melaksanakan sholat magrib.
Sesudah melaksanakan sholat magrib, galih dan juga farel pun kembali berjalan kerumah farel.
"Gue cabut." Ucap farel langsung naik ke atas motornya.
"Hati-hati." Jawab galih, dan menjawab angukan pelan segeralah farel menancap gasnya dengan kecepatan tinggi, hanya memakan waktu beberapa menit saja motornya sudah kembali berhenti tepat di depan rumah megah.
Segeralah farel turun dari motornya lalu tangannya bergerak memencet bel, hingga tuan rumah membuka pintu.
"Cari siapa ya mas?" Tanya wanita paruh baya yang membukakan pintu
"Dika tant." Jawab farel sopan
"Oh temanya Dika, masuk dulu nak biar Tante pamgilin anaknya dulu." Jawab mama Dika sambil membuka pintu lebar, mempersilahkan farel masuk.
"Oke tant." Jawab farel langsung berjalan masuk lalu mendudukan bokongnya di sofa ruang tamu.
Sedangkan mama Dika yang tengah memangil anaknya pun berjalan menuju kamar Dika.
"Ada teman kamu nak." Ujar mama Dika memberi tau.
"Siapa ma?"
"Gatau, kamu temuin gih kasian tau nugguu kamu lama."
"Iya ma." Jawab Dika berjalan keluar kamar menuju ruang tamu menemui temennya.
"Eh Lo rel ada apa?" Tanya Dika sambil berjabat tangan sama sahabatnya.
"Gabut doang, gue kesini ganggu Lo gak? Kalau ganggu gue pulang aja." Jawabnya hendak bangkit dari duduknya namun Dika menahannya.
"Gak kok, sans aja."
"Mau minum apa biar aku ambilin?"
"Gak usah."
"Lo kalau ada masalah cerita aja sama gue."
"Gue gak papa."
"Kuy main game dikamar gue."
"Gas." Jawab farel lalu bangkit dari duduknya berjalan dibelakang Dika.
"Gue tutup ya pintunya?"
"Ya." Setelah mendengar jawaban Dika farel pun menutup pintu kamar, lalu duduk di tempat tidur sambil login game online.
Jam terus berlalu hingga kini menunjukan pukul 22.00 wib, farel yang menyadari itu pun langsung berniat untuk berpamitan, karena udah mulai memasuki tengah malam.
"Gue cabut!" Jawabnya langsung bangkit dari duduknya tidak lupa kembali memasukan ponsel kedalam saku celananya.
"Gue anter ke depan." Jawab Dika juga ikut bangkit dari duduknya dan menaruh ponselnya diatas meja belajar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Playboy Is My Husband {End}
Teen Fiction{BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA!} {TYPO BERTEBARAN, BELUM PERNAH DIREVISI} Dijodohin sama santri, ketua geng✖️ Dijodohin sama fakboy✔️ "Paan nih?!" "Taruh di dapur istri!" "Ogah, taruh aja sendiri!" "Lo mau jadi istri dur----" "Gue istri Lo bukan...
