ngidam

422 6 0
                                        

Assalamualaikum...

Bulan-bulan terus berlalu, dan kini perut Dhea sudah terlihat sedikit buncit karena sedang mengandung 5bulan. Begitupun dengan farel yang makin posesif dan selalu ada disisi sang istri.

Waktu sudah hampir pagi, Dhea entah mengapa terbagun dari tidurnya dan kepingin mendengar sang suami menyanyikan lagu balonku ada 5, diiringi dengan gitar.

"Sayang..." Ucap Dhea pelan sambil mengalus-alus rambut hitam sang suami, hal tersebut sangat mengganggu farel hingga membuka kedua matanya.

"Kenapa Dhe?" Tanya farel lembut lalu bangkit dari tidurnya.

"Aku pengen dengan kamu nyanyi balonku ada 5 diiringi alat musik gitar!"

Farel sudah menebaknya, pasti Dhea akan meminta sesuatu jika membangunkan tengah malam. Hal ini sudah terjadi 2 kali, pertama pukul 03.00 wib dirinya disuruh mencari rujak.

"Jangan lagu balonku ada 5 ya." Tawar farel

"Gak mau! Kalau kamu gak mau nurutin bilang!" Jawab Dhea dengan suara tinggi yang membuat nyali farel hilang.

Memang begitu sejak Dhea hamil ia gampang emosi, dan yang menjadi sasaran farel karena hanya 2orang yang ada di keluarga kecil mereka.

"Oke tapi aku liriknya lihat di Google gak papa kan?"

"Gak papa."

Farel yang mendengar jawaban Dhea pun langsung bangkit dari duduknya lalu berjalan menuju gudang untuk mengambil gitar karena sudah lama ia tidak gunakan.

Dhea yang melihat itu tidak diam, ia berjalan mengikuti langkah farel.

"Kok ngikutin?" Tanya farel yang baru menyadari bahwa Dhea mengikutinya.

"Gak papa pengen aja."

"Udah tuk balik ke kamar!"  Ajak farel yang kini memegang gitar

"Gak mau!"

"Terus gimana? Gak jadi nih?"

"Jadi ayok keluar!" Ajak Dhea lalu berjalan mendahului farel.

"Gak boleh diluar sayang! Udara malam gak baik buat tubuh kamu." Jawab farel yang membuat Dhea menghentikan langkah kakinya.

"Kamu jahat hiks-hiks." Ucapnya langsung mengeluarkan air mata, farel yang melihat itu tidak tega.

"Oke.. tapi kamu pake jaket ya!"

"Oke bentar aku ambil."

"Aku ambilin, tolong pengangin gitarnya dong."

"Hm."

Farel pun langsung berlari ke kamar untuk mengambil jaket. Namun baru saja ia membuka lemari ia melihat jaket berada di tumpukan paling bawah, yang diatas hanya Hoodie miliknya.

"Nih." Ujar farel sambil menyondorkan Hoodie berwarna abu-abu.

"Kok Hoodie sih. Apalagi itu punya kamu pasti kebesaran."

"Gak papa, tambah comel malah."

Tanpa berniat menjawab Dhea langsung memakai Hoodie berwarna abu-abu yang ukurannya sangat besar.

"Kayak emak-emak ya aku?"

"Kan emang bener lagi jadi emak-emak."

"Tau ah."  Jawabnya sambil mengentak-hentakkan kakinya cepat.

Farel hanya terkekeh geli melihat kelakuan lucu istri kecilnya itu.

"Kok duduk diatas rumput sih?"

Playboy Is My Husband {End}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang