Park Sunghoon

547 72 3
                                        

"Ini serius gue emang gak semenarik itu atau di masa lalu ada dosa apa sampe sekarang cuma bisa jadi saksi keuwuan orang-orang?" dumel Sinb yang dibalas dengusan malas oleh Dahyun.

"Makannya kondisikan muka lo, garang banget kalo liat orang kayak mau ngajak tawuran"

"Ckk, muka gue adanya dari lahir kayak gini. Mau di gimanain dah"

"Jangan galak-galak, ngobrol atau duduk deket temen cowok yang lain muka lo sinis banget"

"Ya itu refleks, soalnya aneh banget deket atau ngobrol sama cowok. Canggung tau ga"

"Susah emang, ntar ada yang deketin eh lo nya ilfil"

"Ya gimana donggg"

"Bodoamat anjer capek gue gamau mikir"

"Mau kemana lo" cegah Sinb ketika Dahyun bangun dari duduk lesehannya.

"Ketemu ayang"

"Njing"

"Bye jomblo"

Sinb menunjukkan jari tengah ke arah Dahyun yang sudah berjalan keluar burjo.

Setelah ditinggal Dahyun, Sinb sendirian menatap laptop di depannya yang menayangkan penampilan grup korea yang ia suka.

Tanpa sadar ponselnya menunjukkan pop up notifikasi tanda pesan masuk. Tapi saking fokus menonton ia tidak sadar.

"Lama banget anjir" kesal Sinb melepas sebelah earphone di telinganya sembari matanya mengedar menatap sekitar dan tangan meraih ponsel.

Ia mengetikkan balasan untuk pesan yang masuk sekitar dari 10 menit yang lalu. Setelahnya ia lanjut menonton dengan hanya sebelah earphone terpasang.

"Kak Sinb maaf banget ya kak lama datengnya"

Panggilan itu membuat Sinb mendongak. Matanya memicing karena orang itu membelakangi cahaya. Diam diam ia mendengus kesal tapi tetap sebisa mungkin menampilkan raut biasa. Masalahnya dia udah janjian sama beberapa adik tingkatnya yang minta ajarin tugas dari sore. Sampe sekarang hampir jam 8 adik tingkatnya yang satu ini baru dateng. Padahal yang lain udah dateng dari tadi.

"Iya duduk aja, Sunghoon"

"Udah lama kak?"

"Apa?"

"Udah lama di sini?"

'MENURUT LO'

Sumpah rasanya Sinb mau teriak gitu, tapi akhirnya dia hanya mengangguk sebagai jawaban pertanyaan adik tingkatnya itu.

"Coba liat sampe mana yang udah lo kerjain"

"Ini kak"

Sinb meneliti tugas yang disodorkan padanya.

"Ini salah dari awal" ucap Sinb sembari meletakkan kertas tugas di atas meja.

"Dari awal?"

"Iya coba liat sini, salah di bagian ini yang mana perhitungannya itu kepake di bawahnya. Jadi kalo salah di sini kebawah sampe akhir yang udah lo kerjain juga salah. Paham ga yang gue omongin?"

"Iya kak"

"Oke"

"Kak Sinb"

"Kenapa?"

"Boleh ngerjain di sini aja gak kak? Takutnya udah ngitung terus salah lagi"

"Iya gapapa"

Sinb kembali mengalihkan fokusnya pada laptop. Mengerjakan tugas miliknya sembari menunggu Sunghoon selesai.

Hwang Eunbi with boysCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang