Jung Jaehyun

1.6K 160 27
                                        

"Bunda aku gamau dijodohin" rengek Sinb pada Jessica yang duduk di sebelahnya. Tangannya melingkar di lengan sang bunda sambil menampilkan wajah mencebik tidak terima.

"Bunda. Tolong bujuk ayah ayah ya ya ya. Aku masih pengen main-main bund"

"Sinb" panggil Jessica mengusap sayang rambut putri satu-satunya keluarga Hwang. "Bunda sama ayah ngelakuin ini karena sayang sama kamu. Kita tau calon suami kamu itu orang baik, keluarganya juga baik. Kita cuma mau yang terbaik buat kamu sayang. Suatu saat nanti pasti kamu ngertiin kenapa bunda jodohin kamu sama dia"

Sinb tidak bisa lagi membantah ucapan bundanya barusan. Kalimat itu diucapkan dengan begitu lembut dan mampu membuat Sinb hanya bisa menghela napas pasrah menghadapi kenyataan yang menghantamnya.


🌻🌻🌻


"Kamar saya dimana, Pak?" tanya Sinb pada sosok laki-laki yang sejak beberapa jam lalu resmi menjadi suaminya. Keduanya saat ini memasuki rumah mereka, hadiah atas pernikahan mereka dari ayah laki-laki itu sambil menyeret koper masing-masing.

"Kamar di rumah ini cuma ada satu"

Jawaban itu sontak saja membuat kedua mata Sinb membulat kaget.

"Hah? Cuma satu? Terus saya tidur di mana?"

"Ya tidur di sana"

"Jadi nanti Pak Jaehyun tidur di sofa?"

Iya di umurnya yang belum lama genap 25 tahun Sinb baru saja menikah dengan Jung Jaehyun, laki-laki yang terpaut usia 8 tahun dengannya. Dan lagi Jaehyun adalah bos di kantor tempatnya bekerja oleh karena itu ia sudah terbiasa memanggil Jaehyun dengan sebutan bapak.

"Ya nggak"

"Terus?"

"Saya tidur di kamar juga"

"HAH?" syok Sinb dengan kaki mematung menatap punggung Jaehyun yang ada di depannya dengan mata melotot.


🌻🌻🌻


"Loh kamu udah bangun" ucap Jaehyun di pagi hari begitu menemukan Sinb sudah ada di dapur dengan sodet di tangannya.

"Ya menurut Pak Jaehyun kalo saya belom bangun gimana bisa ada di sini" balas Sinb ngegas. Ya lagian aneh-aneh aja ngomongnya.

Jaehyun mengabaikan jawaban ketus yang keluar dari bibir istrinya, berjalan menuju lemari es mengambil sebotol air mineral lalu duduk di meja pantry menatap punggung Sinb yang membelakanginya.

"Pak Jaehyun ngapain sihhh" kesal Sinb menatap Jaehyun dengan wajah tidak santai.

"Lah saya ngapain?" tanya Jaehyun bingung dengan satu alis terangkat.

"Udah sana pergi. Ngapain daritadi liatin saya" ucap Sinb yang merasa risih kegiatannya diperhatikan orang lain.

"Terserah saya dong" jawab Jaehyun santai yang membuat Sinb mengumpat di dalam hati.

Keduanya tidak lagi saling berbicara. Jaehyun yang memang pada dasarnya lebih sering diam hanya mengamati pergerakan gadis di depannya dan Sinb yang tidak ingin membuka percakapan dengan laki-laki itu fokus pada masakannya.

Sinb memutar tubuhnya ke arah meja. Meletakkan dua piring nasi goreng dengan telur dadar di hadapan Jaehyun dan seberangnya. Setelah itu melepas celemek yang sejak tadi ia gunakan, hendak berjalan menuju kamar. Namun, lengannya ditahan oleh Jaehyun.

"Mau kemana?" tanya Jaehyun menatap Sinb dengan sedikit mendongak.

"Mandi ih awas" ucap Sinb berusaha menyingkirkan tangan Jaehyun dari lengannya.


Hwang Eunbi with boysCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang