58. Jinju Kembali

17 6 0
                                        

"Ngerasa ada yang aneh gak sih Nara?" Tanya Yuju, mereka saat ini tengah berada di toilet

"Aneh kenapa?" Balas Nara yang tengah didalam bilik kamar mandi.

"Aku aneh sama sikap Jin ke aku, kayak ... " Yuju terdiam, diingat-ingat sikap Jin seperti mencari perhatian. " ... Ngasih tau kalau dia cinta gak sih sama aku?"

Nara yang berada dikamar mandi terdiam memikirkannya juga. "Tapi Jungkook beda, dia gak pernah cari perhatian sama aku."

"Iya ya, apa pikiran aku aja ya?"

"Setiap cowok itu berbeda, tapi kayaknya iya. Apa dia mulai Nerima kamu, kalau kamu wanita yang dia cari selama ini?" Tebak Nara.

"Masa sih? Kemarin dia masih marah sama aku, gak mungkin. Aku kasih tau bukannya Nerima malah gak percaya." Aneh Yuju dengan sikap Jin, sudah dari semalam ia memikirkannya dan tidak ada jawaban yang bisa menebak itu semua kecuali, memang benar Jin menyukainya.

"Oh iya, ulang tahun kamu udah dekat bukan?" Tanya Nara.

"Iya abis lomba aku ulang tahun."

"Aku penasaran dia tahu ulang tahun kamu enggak ya? Apa dia bakal kasih kamu kado?"

"Ngomong mulu kapan keluarnya Nara?" Jengah Yuju menunggu Nara yang tidak keluar dari bilik.

"Hahaha iya, udah selesai kok aku."

"Ada yang mau ulang tahun ternyata."

Yuju yang masih menunggu Nara tapi dikejutkan dengan sebuah suara dibelakangnya, setelah berbalik kebelakang ia tau siapa yang datang, siapa lagi kalau bukan Jina. "Gak usah kepo ya."

Jina menatap Yuju dari atas sampai bawah seperti menelisik. "Tapi, gak usah berharap Jin meyukaimu ya.  Dia itu gak cinta sama siapa-siapa dan aku akan mengambil hati Jin lalu memilikinya."

Yuju yang mendengar Jina berbicara perkataan yang sama seperti beberapa bulan lalu hanya menghiraukannya. Tak lama Nara keluar dari toilet, agak terkejut melihat Jina berada disini.

"Oh pelakor ada disini juga? Pantes kok ada yang kurang."

Mendengar Nara dibilang pelakor, Yuju agak kesal. Nara bukan pelakor itu pilihan Jungkook dan Nara tidak pernah mendekati Jungkook selama pria itu berpacaran dengan Hina. "Jaga omongan kamu ya, Nara bukan orang yang seperti itu. Itu semua karena pilihan Jungkook, aku cuman bilang jangan sampai omongan kamu berbalik ke kamu."

Setelah itu Yuju menarik Nara dari sana, malas jika berhadapan sama orang yang suka cari ribut, mending pergi. Mereka keluar dari toilet tak lama mereka melihat Jin berjalan berlawanan arah yang sepertinya hendak menuju ke toilet juga. Tapi Yuju tak menyapa atau apa, dirinya hanya terdiam saja ketika berpapasan. Jin yang ingin menyapa terdiam ketika melihat wajah Yuju seperti menahan kesal.

Jin menaurunkan tangannya saat hendak menyapa Yuju. Agak sakit hati, biasanya Jin yang mendapat sapaan dari fans ia acuhkan dan kali ini ia diacuhkan oleh Yuju, apa ini perasaan fansnya yang ia acuhkan? Sakit sampai ke ubun-ubun.

"Jin? Ngapain kesini?" Tanya Jina begitu mendapati Jin didepan toilet.

Jin menatap Jina dengan terdiam, ia hanya mendengar tapi malas menjawab untuk orang modelan Jina. Lebih baik ia pergi, menenggelamkan diri jika bertemu fans. Jina yang melihat Jin pergi, menahan kesal.

"Awas Yuju, kali ini kamu menang."

💗💗💗

Ruang ekskul sudah dilingkupi oleh atmosfer yang berbeda dari biasanya. Mereka diberi arahan oleh Ssaem Nuri, agar perlombaan kali ini lebih baik dari kemarin dan Ssaem Nuri memberi saran untuk Jin dan Yuju memberikan dance mereka berdua ditengah-tengah dance.

Agak terkejut Yuju mendengarnya, karena sudah lama dia tidak dance dengan Jin dan sekarang dia malas jika berhubungan dengan Jin.

"Kenapa Ssaem? Padahal waktunya enggak cukup buat nambah dance ditengah-tengah." Protes Taehyung.

"Bukan begitu, Ssaem liat video waktu Jin dan Yuju dance bersama banyak yang suka dan ingin melihat dance mereka lagi. Jadi Ssaem ingin menambahkannya selama satu menit, tak apakan? Apa Yuju dan Jin keberatan? Kalau keberatan Ssaem jadi sedih, karena kalian bisa menjadi acuan untuk kita menang." Jelas Ssaem Nuri.

Kalau keberatan atau enggak jelas Yuju keberatan, karena ia sedang berusaha menjaga jarak dengan Jin. Apalagi sikap Jin yang akhir-akhir ini aneh ketika bertemu dengannya.

"Saya setuju kalau durasinya dilamain saya juga setuju."

Ssaem yang mendengar itu mengernyitkan dahinya, biasanya Jin akan kesal. Bukannya mereka saat ini tengah memperebutkan siapa yang menjadi kapten untuk selanjutnya?

"Benarkah? Tapi kayaknya kamu semangat banget hari ini, bukan semangat untuk bersaing tapi yang lain. Ada sesuatu yang terjadi?" Tanya Ssaem Nuri merasa aneh, ketika melihat Jin tidak membara seperti biasanya malah terlihat senang saja.

"Enggak ada, memang sekarang saya lagi senang aja Ssaem." Jelas Jin yang biasanya hanya irit dalam berbicara kali ini menjelaskan dengan detail.

"Bukan senang Ssaem tapi lagi berbunga-bunga." Jelas Taehyung membuat Ssaem agak terkejut mendengarnya. Sedangkan Jin menatap Taehyung tajam, membuat yang ditatap kembali terdiam.

"Oke, kita lanjut. Ssaem udah kirim ke kalian videonya silahkan dipelajari, sebelum itu Ssaem ingin melihat dance kalian yang sudah dipersiapkan."

Mereka memperlihatkan latihan mereka selama ini ke Ssaem Nuri dan Ssaem Nuri tersenyum selama latihan berlangsung. Setelah selesai semuanya kembali menghadap Ssaen Nuri menunggu keputusan dari pelatihnya itu. "Bagus, makin kesini latihan kalian terlihat perkembangannya. Nanti atau seterusnya mau kapten siapapun yang membimbing kalian usahakan dengan maksimal."

"Ne Ssaem."

"Kalau gitu semangat untuk besok ya, walaupun perlombaan masih beberapa hari lagi. Usahakan untuk latihan sekali tiap hari. Fighting." Ujar Ssaem Nuri setelah itu keluar dari ruangan membiarkan muridnya istirahat.

"Nih."

Yuju yang sedang istirahat agak terkejut saat sebuah tangan memegang minuman isotonik mengulur kearahnya. Ketika dilihat ternyata yang memberikan minuman tersebut adalah Jin, sudah dua kali Jin memberinya minum padahal ia bisa mengambil sendiri.

"Ambil." Ucap Jin memberikan minuman ditangannya kepada Yuju, merasa tak enak Yuju mengambilnya.

Jin duduk disebelah Yuju. Ya, disebelahnya, biasanya Jin tidak pernah peduli jika menyangkut Yuju. Tapi sekarang semuanya seperti berbeda, bukan Jin yang risih ada didekat Yuju melainkan sebaliknya. Satu kata yang ada dipikiran Yuju, cinta. Ia pikir Jin sedang mendekatinya secara perlahan walaupun masih terkesan kaku. Tidak ada yang berbicara diantara keduanya, malahan tiga orang dibelakang mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Yuju mengambil tasnya lalu berdiri menatap orang-orang yang ada di ruangan. "Balik duluan."

Tapi baru selangkah tangan Yuju digenggam oleh Jin. "Ingat janji tadi pas istirahatkan? Ayo."

Jin menarik Yuju ke luar ruangan membuat Namjoon dan Taehyung tersenyum senang karenanya berbeda dengan Jungkook.















#=#

Vote
Dan
Komen

Publikasi
15 Agustus 2022

The Dance Jinju (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang