Happy reading!
Setelah menempuh perjalanan yang tidak cukup jauh, kini mereka telah sampai di rumah Queen. Queen langsung bergegas turun dari motor seseorang itu.
"Sepi banget rumah Lo" ucap seseorang itu sambil membuka helm dengan posisi tetap duduk di motor itu.
"Iya, kan ibu lagi pergi" jawab Queen, yang di angguki oleh seseorang itu tanda mengerti.
"Oh ya, kita belum kenalan" ucap seseorang itu.
"Eh iya" ucap Queen menepuk jidat nya, lalu menyengir.
"Nama aku Queensha Nursabrina Aisyah, panggil aja Queen"
"Nama nya bagus, kaya orangnya" ucap seseorang itu sambil menatap Queen dengan intens
"Makasih" ucap Queen sambil tersenyum tipis
"Kalo kamu?" Sambung Queen
"Gue Ali Adara Nugraha, panggil aja Ali"
Seseorang yang menolong Queen adalah Ali Adara Nugraha, rivalnya Gavin.
"Keren namanya" puji Queen.
"Kaya orangnya kan" ucap Ali sambil menaik turunkan alisnya bergurau.
"Iyaa" ucap Queen dengan senyum manis nya.
Jawaban Queen membuat Ali membatu sekejap, lalu terkekeh kecil menanggapi ucapan Queen.
"Jelas, Ali gitu loh" ucap Ali sambil menyugarkan rambut nya ke belakang, membuat Queen terkekeh kecil.
"Oh ya, Lo sekolah dimana Queen?" Tanya Al
"Aku sekolah di SMA ANTARIKSA, kalo kamu?"
"Gue di SMA PELITA" jawab Ali
"Berarti sekolah kita tetanggaan dong" ucap Queen, dan di angguki oleh Ali.
"Kamu kelas berapa?" Tanya Queen
"Kelas dua belas" jawab Ali
"Oh, berarti atasan aku dong?"
Ali mengerutkan dahi lalu bertanya "emang Lo kelas berapa?"
"Aku kelas sebelas kak" karna mengetahui bahwa umur Ali di atas Queen, maka Queen merubah panggilannya terhadap Ali dengan menggunakan kak
"Panggil Ali aja, belum tua kali soalnya" ucap Ali dengan bergurau.
"Tapi kan lebih tuaan kakak usianya" jawab Queen
"Masih umur 18 ni" jawab Ali dengan kekehan kecil.
"Oo begitu" ucap Queen sambil menganggukkan kepalanya.
"Begini" jawab Ali dengan bercanda.
"Bisa aja kamu" ucap Queen sambil tertawa.
"Bisa dong, oh ya gue pamit Luan ya udah malem" pamit Ali
"Eh iya, makasih banget ya Li" ucap Queen
"Sama sama, Lo lain kali jangan keluar malem di tempat sepi, bahaya. Kalo Lo mau keluar panggil gue aja" ucap Ali
"Iya Ali, makasih. Panggil gimana?"
"Sebut aja nama gue tiga kali, ntar gue bakal Dateng buat Lo" ucap Ali sambil memakai helm nya.
"Jin kali ya?" Gurau Queen
"Haha, jahat Lo masa gue ganteng gini di bilang Jin"
"Jin ganteng gitu kali ya" ucap Queen sambil terkekeh membuat Ali juga tertawa lepas.
"Dah ah gue mau pulang, Lo nahan gue Mulu dari tadi, takut kangen kan Lo?" Gurau Ali
"Dih bisa PD gitu ya" ucap Queen sambil tertawa.
"Bisa lah, eh gue pulang berarti Lo sendiri dong?" Tanya Ali yang di angguki oleh Queen
"Ini gak papa gue tinggal Lo?" Tanya Ali
"Astaga Ali, ya gak papa lah udah biasa juga"
"Oh yaudah kalo gitu gue pulang ya, assalamualaikum" ucap Ali sambil menstarter motornya.
"Waalaikumsalam, hati hati" ucap Queen, yang diangguki oleh Ali, lalu mengklakson motor nya dan melesat pergi dari rumah Queen.
Melihat Ali sudah pergi, Queen bergegas membuka kunci rumah lalu masuk ke dalam rumah.
"Assalamualaikum" salam Queen saat masuk ke dalam rumah lalu melepas sandal nya.
"Ibu kok belum pulang ya?" Gumam Queen sambil masuk ke dalam kamar.
Queen membuka handphone nya ingin menghubungi ibunya, tetapi belum sempat menelfon, Queen lebih dulu mendengar suara Motor yang berhenti di depan rumah nya.
"Eh? Itu suara motor ibu kan?" Tanya nya pada diri sendiri, lalu ia beranjak keluar ingin memastikan.
"Assalamualaikum" ucap salam ibunya
"Wa'alaikumsalam Bu" jawab Queen sambil menyalimi tangan ibunya
"Kok lama Bu pulangnya?"
"Iya, tadi kerjaan nya banyak jadinya ibu sedikit lembur nak"
"Oo begitu ya Bu, Aisyah buatin teh hangat dulu ya Bu"
"Iya nak"
Setelah mendengar jawaban ibunya, Queen pergi ke dapur membuat kan teh untuk ibunya. Sedangkan ibunya pergi ke kamar untuk bersih bersih.
Tak berapa lama ibu Heni keluar dari kamar nya, dan duduk di meja ruang tamu, dan Queen sudah siap dengan teh yang di bawanya.
"Ini Bu minum dulu biar hangat" ucap Queen sambil meletakkan teh itu ke atas meja.
"Iya Syah, makasih ya nak" ucap Bu Heni sambil memeluk Queen.
"Iya ibu aku tersayang"
"Bisa aja kamu, masuk kamar gih udah malem besok kamu bangun nya telat kalau tidur nya kemalaman" ucap ibu Heni.
"Iya ibu juga ya" ucap Queen lalu diangguki oleh ibunya.
Setelah itu Queen bergegas masuk ke kamar bersiap ingin memasuki dunia mimpi, ia harap Gavin masuk ke dalam mimpinya.
Banyak sesuatu yang buat Dejavu sih sebenarnya di part ini wkwk.
To be continued
Jangan lupa vote ygy

KAMU SEDANG MEMBACA
FATAMORGANA? [SUDAH TERBIT]
Teen FictionSudah terbit di Penerbit Teori Kata Publishing! ★✿ ★✿ ★✿ ★✿ ★✿ ★✿ ★✿ ★✿ ★✿ Apa rasanya terlalu fatamorgana untuk kita bersama? Lalu mengapa takdir menciptakan rasa jika yang ada sebuah fatamorgana? Kita bisa bersama kan? Begitu banyak tany...