29. Pinky Promise

5.6K 631 31
                                        

Holaa, masih ada yg nungguin cerita ini?

Lama banget hiatusnya ya😭

Sorry guys, author belum liburan soalnya, masih ngurusin tugas😭🤌

Kalian masih mau nungguin cerita ini kann🤧

Setelah baca part kemarin, ada yg oleng ke Elios ga nihh?

Kapal Quentin masih aman kan ya? Buat yg numpang di kapal ini, sabar2 dulu yak, beliau lagi pulang kampung soalnya☺️🙏

Part ini berisi 3200++ kataaa

Semoga puas yaa😍

Selamat reading🤍🤍







Elios memandang datar tas punggung berbahan kulit di depannya. Benda yang Elios taksir berisi beberapa lembar pakaian itu ditemukan oleh kesatrianya di malam Eleanor menghilang, dan baru saja dibawa ke istana pagi ini--secara diam-diam tentu saja. Elios tak ingin tim penyidik istana yang turut andil dalam penyelesaian kasus dua hari lalu di kediaman Rossemarry, menemukan barang bukti yang dapat memberatkan hukuman Eleanor di pengadilan nanti.

Tas punggung ini... Tentu saja dapat mengundang kecurigaan. Eleanor dapat dianggap telah merencanakan pembunuhan atas Isabelle--yang menyandang status sebagai calon tunangan Putra Mahkota--dan berniat melarikan diri setelahnya.

Elios tahu Eleanornya tak akan melakukan hal itu. Dan kalaupun Eleanor memang berniat membunuh Isabelle dan hendak melarikan diri, Elios tak akan menyalahkannya. Karena semua ini ... adalah salah Elios sendiri. Ia yang membuat Eleanor menumbuhkan kebencian terhadap Isabelle. Dan ia tak dapat melakukan apa-apa saat akal sehatnya diambil alih dan dipaksa untuk mencintai Isabelle, serta membenci Eleanor dengan sepenuh hati.

Elios membuka tas yang nampak usang itu. Entah kapan dan di mana Eleanor bisa mendapatkan tas seperti ini dan bahkan memiliki ide untuk menyembunyikannya di paviliun taman yang terbengkalai di belakang mansion. Ah, tentu saja. Gadis itu pasti berniat melarikan diri lewat taman itu mengingat lokasinya yang tak jauh dari tembok perbatasan antara manor dengan hutan, dan juga tak diawasi dengan ketat oleh para penjaga.

Ck, Eleanor. Sebenarnya apa yang ada di dalam kepala kecilnya itu? Sejak gegar otak, Eleanor benar-benar bertingkah aneh, dan Elios sungguh tak habis pikir kalau tingkah aneh gadis itu bisa sampai pada tahap ingin melarikan diri.

"Memangnya mau melarikan diri dari apa?" gumam Elios yang lantas geleng-geleng kepala.

Aroma lilin terapi yang menyerupai susu dan vanila langsung menyapa penciuman Elios begitu pengait tas terbuka. Di dalamnya, terlipat rapi tiga--atau mungkin empat lembar gaun sederhana, beberapa potong kain putih yang entah untuk apa, dan ... Sebuah syal rajut berwarna putih gading yang diletakkan di sudut tas.

Please, Take Me Home!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang