Chapter 5

346 19 0
                                        

Angkasa membuka pintu dihadapan cukup kasar, hingga menimbulkan suara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Angkasa membuka pintu dihadapan cukup kasar, hingga menimbulkan suara. Membuat orang-orang yang tadinya sibuk dengan komputer didepannya mengalihkan atensi pada tamu yang tidak di undang itu.

Ruangan tempat pengelolaan semua sosial media yang berhubungan dengan Nct internasional school, termasuk juga base sekolah yang membuat Angkasa ada disana.

"Takedown postingan lo" Ujar Angkasa pada seorang gadis yang kini ada didepannya, admin atau orang yang bertanggung jawab atas semua postingan base sekolahnya.

"Orang yang lo sebut gembel itu saudara gua, ketikan lo kayak orang gak sekolah" Sarkas Angkasa mengintimidasi.

"Tapi kenyataannya memang begitu" Balas gadis itu tidak mau kalah.

Angkasa mendengus meledek mendengar ucapan gadis itu" Lo belum liat aja kalau dia udah mandi, jadi bapak tiri lo dia juga bisa" Bisik Angkasa kemudian tersenyum.

"Lima menit waktu lo buat hapus postingan itu" Lanjut Angkasa menatap sekilas orang-orang diruang itu sebelum akhirnya meninggalkan ruangan itu.

"Samudra memang jelek, dan kayak gembel tapi cuma gua yang boleh ngehina dia" Batin Angkasa.

***

Samudra yang sedang berbaring sesekali tertawa melihat respon, foto dia tengah bermain game yang baru saja dia kirim ke grup dengan nama "Orang-orang ganteng" dia tidak ingat pastinya kapan grup itu dibuat, dan siapa yang menganti grup itu. Disana ada Revan, Juan mereka memang sudah berteman sedari SMP, sedangkan Melvin dia baru bergabung saat SMA, dia sebelumnya siswa pindahan, kebetulan Melvin pernah satu kelompok dengan mereka, itulah awal mula Melvin bisa bergabung.

Samudra tertawa terbahak-bahak melihat respon Revan, kesabarannya memang setara tisu dibagi dua. Dia mengumpat tidak terima Samudra bersantai bermain game di rumah sedangkan dia harus mengerjakan tugas tidak masuk akal itu. Benar hari ini Samudra memutuskan bolos sekolah, saat dia kembali dari sekolah Angkasa sudah saat terlambat untuk ke sekolah. Sesekali libur bukanlah masalah besar.

Sebuah pesan yang dikirimkan Juan membuat Samudra yang tadi tengah bersantai, bergegas menganti seragam sekolah kemudian bergegas menuju sekolah. Sebelumnya dia menyempatkan menelepon Juan.

Gua otw sekolah, Juan bukain gua pagar belakang

"Gak jangan bawa-bawa gua"

"Makasi Juan"

"Anak ajg, cepat!"

"Lov you"

Tut... Tuttt... Begitu panggilan itu berakhir.

Tidak sampai sepuluh menit, sekarang Samudra berhasil masuk ke sekolah berkat Juan. Sekarang tujuan adalah mencari Aurora, sayangnya belum sempat memanggil Aurora menghilang masuk ke toilet.

Samudra segera mengambil handphonenya mengirim sebuah pesan singkat pada Aurora.

Ra, jangan nangis. Katanya bedak sama maskara lo mahal.

Ujung SamudraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang