Saat ini Irel dan teman-temannya sedang berkumpul di markas mereka.
"Rel, sorry, lo tahu sendiri mulut gue kayak gimana," ujar Revan.
"Seharusnya lo terlahir sebagai cewek," tambah Kris.
"Udah gue peringatin, tetap aja ngelunjak lo," sindir Malvin.
"Emang mau gimana pun disembunyikan, pasti akan terungkap," tutur Irel.
"Jadi bener, Bos, lo nggak marah sama gue?" tanya Revan sambil tersenyum bahagia.
"Jangan senang dulu, ada syaratnya," tambah Irel.
"Mampus lo," ledek Marion.
"Apaan?" tanya Revan.
"Lo suka kan sama Bela?" tanya Irel balik.
"Jangan ditanya lagi, Bos. Walau nggak taruhan, gue tetap suka sama dia. Lagian siapa sih yang bisa nolak dia?" jelas Revan.
"Irel salah satunya," ujar Malvin.
"Rev, lo gue liat-liat lebih cocok sama tuh cewek galak, temennya Alin," ledek Kris.
"Maksud lo Sandra?" tanya Revan.
"Hmm," gumam Kris.
"Aduh, amit-amit deh kalo sama tuh cewek. Udah barbar, cerewet nggak jelas, judes, dan masih banyak lagi yang nggak gue suka dari dia. Lagian dia paling beda dari kedua temennya, tahu," jelas Revan.
"Berharap banget lo disukain Sandra," sindir Marion.
"Gak berharap sih, tapi percaya diri itu penting," ujar Revan dengan senyum jahil.
"Vin, lo nggak ngerasa aneh sama Kheyes?" tanya Marion.
"Kenapa?" tanya Malvin balik.
"Ya, lo gak peka jadi cowok. Dilihat dari sikap tuh cewek, kayaknya dia suka sama lo," jelas Kris.
"Apa? Kheyes suka sama lo, Vin?" teriak Revan bersemangat.
"Buset, gak ada yang tuli di sini," kesal Marion.
"Emangnya lo peka?" tanya Irel ke Kris.
"Gue peka ya, Rel," jawab Kris.
"Tapi kepekaan lo bukan ke orang yang tepat," tambah Malvin.
"Terserah," ujar Kris.
"Tahu dari mana lo semua kalau Kheyes suka sama Malvin?" tanya Revan penasaran.
"Yah, dilihat dari sikap tuh cewek aja udah jelas banget," ujar Kris.
"Vin, kok lo gak kaget atau apa gitu? Emangnya lo udah tahu dari awal?" tanya Marion.
"Gue udah tahu," jawab Malvin.
"Tahu dari siapa?" tanya Revan.
"Dari calon cewek lo, Sandra," ujar Malvin.
"Terus lo gak ngerespon dia gitu?" tanya Marion.
"Gue aja gak tahu, gue punya perasaan ke dia atau nggak," jawab Malvin.
"Gue kira cuma gue yang suka baca buku, ternyata lo juga," ujar Skyler yang sedari tadi diam.
"Bukan lo berdua aja, tapi ceweknya Malvin, si Randa itu juga," ujar Revan.
"Si culun itu?" ucap Kris.
"Kenapa sama dia?" tanya Skyler.
"Ada yang gak beres sama tuh cewek. Rel, lo harus awasin dia dari pacar lo," ujar Kris.
"Bukan cuma si culun itu, tapi Bela juga harus diawasi," tambah Malvin.
"Maksud lo?" tanya Irel tak terima.
KAMU SEDANG MEMBACA
JIZRAEL!
Teen FictionCinta-baginya hanyalah kepalsuan. Perceraian orangtuanya membuatnya kehilangan kepercayaan terhadap perasaan yang bernama cinta. Ia tumbuh menjadi pribadi yang dingin, cuek, dan tidak peduli pada sekitar. Satu-satunya hangat yang ia rasakan hanya da...
