39. Culun vs Queen Bullyng

44 3 3
                                        


---

Saat ini di sekolah, Rachel dan Dimas sedang membahas soal Randa, yang beberapa hari ini mereka awasi.

“Chel, menurut lo kita belum punya bukti yang kuat, ya?” tanya Dimas.

“Iya, semuanya hampa. Gak ada yang bisa memastikan kalau tuh culun berbahaya,” jawab Rachel malas.

“Kalau gini jadinya, lo masih mau lanjut atau berhenti?” tanya Dimas lagi.

“Kalau ujung-ujungnya begini, mending gak usah dimulai dari awal. Gue gak mau buang waktu dan tenaga cuma buat buntutin cewek culun itu kalau hasilnya sia-sia,” kesal Rachel.

“Lo nyesel kerja sama gue?” ucap Dimas.

“Iya. Padahal gue udah mati-matian nutupin semua ini dari teman-teman gue,” sahut Rachel dengan nada sarkas.

Claudia, yang kebetulan lewat dan melihat mereka, merasa penasaran dan langsung menghampiri. Ia pun mendengar percakapan mereka—dan langsung emosi.

“Oh, jadi selama ini lo berdua begini, ya?” sindir Claudia penuh amarah.

Rachel terkejut. Sebenarnya ia ingin menceritakan hal ini kepada teman-temannya, tapi Dimas melarang karena belum ada bukti yang cukup.

“Clau, gue bisa jelasin,” ujar Rachel gugup.

“Gue gak bodoh, ya. Kenapa lo gak cerita dari awal, Chel? Kenapa harus kerja sama sama cowok berandalan ini, dan akhirnya gak dapet apa-apa kan?” marah Claudia.

“Semuanya butuh waktu—” sela Dimas.

“Diam lo!” bentak Claudia, lalu pergi dengan tergesa-gesa.

“Chel, maafin gue,” lirih Dimas.

“Dengan lo minta maaf, gak akan mengubah semuanya. Santai aja,” ucap Rachel dingin, lalu segera menyusul Claudia.

---

Claudia yang terbakar emosi langsung masuk ke kelas XII MIPA 2 dan berteriak mencari Randa.

“MANA TUH CULUN!” teriak Claudia penuh amarah.

Seluruh penghuni kelas hanya terdiam. Mereka sudah terbiasa dengan kelakuan Queen of Bullying di Angkasa High School ini.

“Lo semua tuli apa? Mana culun!?” bentak Claudia lagi.

“Dia gak ada di sini. Mungkin di perpustakaan,” jawab salah satu siswi.

Tanpa berkata apa-apa lagi, Claudia segera melangkah ke perpustakaan.

---

Di kelas XII MIPA 1, keributan dari kelas sebelah terdengar jelas. Revan bertanya pada temannya.

“Sebelah ribut banget, kenapa?”

“Claudia lagi nyari Randa,” jawab temannya.

“Queen Bullying vs Si Culun? Menarik. Ayo kita ke sana,” ajak Aurel.

“Drama apa lagi yang bakal terjadi?” ujar Marion malas.

“Vin, gak nolongin cewek lo?” sindir Kris.

“Lo bisa diam gak sih?” sarkas Malvin.

(Apa yang sebenarnya terjadi sama Claudia? Mood-nya berubah banget. Ngelirik gue aja enggak.) batin Skyler.

Melihat wajah Skyler yang bingung, Kris langsung tahu isi pikirannya.

“Bro, lagi marahan ya sama cewek lo? Emosinya gak bisa dikontrol tuh,” bisik Kris.

Skyler hanya diam.

Nevy dan Luvena yang juga mendengar nama Randa disebut, langsung bergegas keluar menyusul Claudia.

JIZRAEL!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang