44. Birthday

11 1 0
                                        


---

________________________________________________

Malam ini, mereka semua telah bersiap untuk merayakan ulang tahun Nevy. Sejak tadi, semua orang sibuk mondar-mandir mempersiapkan kejutan untuknya.

Berbeda dengan Kris, saat ini ia justru duduk sendirian sambil menatap langit malam.

> "Biasanya di ulang tahun lo, gue yang paling sibuk sedunia. Tapi kali ini, gue bahkan bukan figuran dalam hidup lo lagi," ucap Kris penuh penyesalan.

Hayden, yang keluar untuk mencari angin segar, tak sengaja melihat Kris yang duduk dengan raut wajah sedih. Sosok Kris yang ia kenal biasanya banyak bicara dan emosional, bukan seperti ini.

Setelah berpikir sejenak, Hayden pun menghampirinya.

> "Hai, bro," sapa Hayden.

Kris mendongak dan menatap Hayden dengan malas.

> "Gue gak nyari masalah. Pergi, lo," sahut Kris dengan nada sarkas.

> "Santai, bro. Gue cuma heran aja. Waktu itu pas lo tahu gue suka sama Nevy, lo hampir ngebunuh gue. Tapi sekarang, Nevy udah pacaran sama Moreno, lo malah biasa aja," ujar Hayden.

> "Karena Nevy emang lebih bahagia sama Moreno dibanding sama gue," jelas Kris tenang.

> "Ternyata lo cowok kuat," ujar Hayden sambil tertawa kecil.

> "Terus, kenapa lo berhenti suka sama Nevy?" tanya Kris.

> "Gue gak pernah berhenti suka sama Nevy. Gue cuma mengikhlasin dia buat temen gue. Gue gak mau persahabatan kita hancur cuma karena cewek," jawab Hayden.

> "Dan lo memilih lo yang hancur. Gue juga lakuin hal yang sama kayak lo," ucap Kris, lalu bangkit dan pergi meninggalkan Hayden.

Hayden hanya bisa termenung memikirkan ucapan Kris barusan.

> "Kris merelakan Nevy buat Moreno? Tapi, karena apa?" gumamnya bingung.


---

________________________________________________

Sesuai rencana, Moreno mengajak Nevy berkeliling area vila. Sementara itu, teman-teman mereka menyiapkan kejutan ulang tahun.

> "Nev," panggil Moreno.

> "Hmm, kenapa?" sahut Nevy.

> "Lo bahagia gak sama gue?" tanya Moreno tiba-tiba.

> "Pertanyaan lo aneh banget. Kalau gue gak bahagia, gak mungkin gue bertahan sama lo sampai sekarang," jawab Nevy.

> "Apa lo masih anggap gue sebagai pelarian?" tanya Moreno lagi.

Nevy terdiam. Pikirannya terlempar ke masa lalu, tepat saat ia tak sengaja menabrak Kris waktu itu.

> "Nev?" panggil Moreno sekali lagi.

> "Gue gak pernah anggap lo pelarian atau apapun. Lo pacar gue, dan itu udah cukup jelas," jawab Nevy tegas.

Mendengar itu, Moreno tersenyum bahagia lalu memeluk Nevy.

> "Happy birthday, my girl," bisiknya lembut.


---

________________________________________________

> "Nevy sama Moreno di mana?" tanya Claudia yang sibuk mengatur persiapan.

> "Di taman belakang," jawab Luvena.

JIZRAEL!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang