Bertemu Kembali

631 39 0
                                    

Permata tak pernah mengiginkan akan kembali bertemu dengannya, bahkan Permata sudah melupakan masa-masa itu namun kenapa takdir malah mempertemukan mereka kembali di waktu yang tidak tepat, ia baru merasakan kehagiaan bertemu dengan dengan teman-t...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Permata tak pernah mengiginkan akan kembali bertemu dengannya, bahkan Permata sudah melupakan masa-masa itu namun kenapa takdir malah mempertemukan mereka kembali di waktu yang tidak tepat, ia baru merasakan kehagiaan bertemu dengan dengan teman-temannya tetapi nyatanya semesta menyiapkan kejutan lain untuknya

"Lama tak bertemu kalian "

Mereka hanya diam terlebih lagi Permata hanya acuh dengan tatapan kosongnya tak berniat untuk bertemu kembali dengan pemilik mata hazel tersebut

Mata yang dulunya pernah ia kagumi mata yang selalu membuatnya tersenyum tetapi itu hanya kenangan, lagian kejadiannya sudah sangat lama sejak beberapa tahun yang lalu.

Tetapi mengapa sekarang, kenapa mereka bertemu kembali setelah sekian lama pertemuan yang tak pernah Permata harapkan sama sekali

"Kalian baik kan ?"

"Baik kok " jawab Intan

Ia menjawab Dzaka lagian jika diperhatikan tak akan ada yang mau menanggapi pertanyaan Dzaka apalagi Permata ia tampak acuh dan bersikap seolah-olah Dzaka tak bersama dengan mereka

"Kamu makin cantik aja Permata " puji Dzaka

Muak, iya Permata muak mendengarkan kalimat itu, bahkan ia tidak ingin mendengar kalimat itu lagi terlebih dari bibir lelaki yang pernah melukai dirinya, menghilang tanpa kabar lalu kembali lagi dengan tiba-tiba

"Buaya emang " balas Permata

"Beneran loh kamu tu-----"

"Lo kalau mau gombalin cewek mending jangan disini deh, diluar sana masih banyak cewek-cewek cantik " ucap Permata tanpa melihat ke arah Dzaka sedikitpun

Suasana yang tadinya hangat seketika menjadi dingin, sekuat tenaga Permata berusaha tak kembali terperangkap dengan kisah yang sama. Ingat keadaannya sudah berbeda dan statusnya juga berbeda ia harus bisa melawan perasannya sendiri.

Dia adalah Dzaka Dervana lelaki keturunan melayu dari Malaysia tetapi ia lahir di Indonesia sebab ayahnya Dzaka ikut tinggal bersama ibunya di Indonesia

Mereka kenal sejak SMP, Dzaka selalu menjadi teman yang baik bagi Permata, ia sering mengajak Permata bermain ke tempat-tempat rahasianya dulu, seperti rumah pohon tempat mereka bermain dan bercanda sampai lupa waktu

Tak bisa dipungkiri kalau Permata memang punya rasa kepada Dzaka, lagian siapa sih yang tidak akan jatuh cinta pada seorang Dzaka, selain tampan ia punya kepribadian sopan santun, para wanita rela antri demi bisa jadi pacarnya Dzaka, tetapi Dzaka hanya menganggap mereka teman biasa tidak lebih

Banyak perempuan yang iri kepada Permata karna bisa dekat dengan Dzaka sedangkan mereka yang berjuang dan melakukan segala cara agar bisa menarik perhatian Dzaka tak pernah berhasil, di notice saja mereka tidak

"Kamu tau aku kan Permata " Dzaka

"Setiap orang bisa berubah kapanpun itu, emang benar sih kalau berharap kepada manusia itu sangat menyakitkan" sindir Permata

Furqan HasbiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang