Lepasin dia Park Yujin! Kita gak punya urusan sama lo!" ucap Hyunsoo menggebu.
Yujin menatap Hyunsoo lalu tersenyum, ia juga tahu jika dirinya tak ada urusan dengan remaja-remaja ini. Tapi semuanya sudah terlambat, rekannya sendiri membuatnya berada di posisi ini. Ia tidak ingin semuanya berakhir tanpa sesuatu yang menyenangkan.
"Mau dia selamat?" tanya Yujin seolah menantang. "Tukar dengan Choi Taehun," lanjutnya.
Semua orang yang ada di sana terkejut mendengarnya. Bahkan para guru yang berada di sana terkejut dengan kehadiran Yujin dan apa yang dilakukannya.
Junhyeok menatap mata Taehun yang mulai berair, ia dengan cepat memegangi tangan kakak kelasnya itu. "Gak akan ada orang yang rela nukar nyawanya sendiri buat orang lain. Termasuk lo juga kan?"
Taehun terdiam, ia tak tahu harus berbuat apa lagi. "Lepasin gue, Jun."
Sungjun, Hyunsoo juga Hwi menghampiri Taehun, mereka takut Taehun akan melakukan hal tak terduga.
"Kali ini lo jangan nekat, Hun," kata Hyunsoo.
"Bang..." Hwi tahu apa yang tengah berada dalam pikiran kakak kelasnya itu. Ia juga tak tega melihat Kyungjun, tapi jika Taehun menyerahkan diri sama saja dengan bunuh diri.
Dukh!
Semua mata kembali tertuju pada Kyungjun, laki-laki itu baru saja berhasil mengikuti perut Yujin dengan sisa tenaganya. Namun sayangnya ia hanya sempat berdiri kala Yujin tak sengaja melepaskan tangan dari lehernya.
"Lo pikir lo bisa lari?" Yujin semakin memperkuat tangannya hingga Kyungjun terbatuk.
"PARK YUJIN!" Taehun benar-benar sudah tak sanggup melihat keadaan Kyungjun, jika lebih lama temannya bisa kehilangan kesadaran. "Kalau tujuan lo itu gue, lepasin dulu Kyungjun!"
Yujin tertawa cukup keras. "Gue pikir gue bodoh kaya Daeyoon? Lo maju, gue lepasih Kyungjun. Semua keputusan ada di tangan lo, dia mati atau selamat tergantung sama keputusan yang lo buat."
Semuanya terasa buntu, Taehun tak dapat berpikir hal lain. Ia dengan lembut melepaskan tangan teman-temannya. "Gue gak mau ada penyesalan dalam hidup gue," lirihnya.
"Bang! Lo masih punya janji," ujar Sungjun kala Taehun mulai melangkah.
Taehun menulikan pendengaran, ia hanya tak ingin ada penyesalan di masa yang akan datang.
Bruk!
Taehun menjatuhkan lututnya di hadapan Yujin, ia telah menyerahkan dirinya sendiri.
Hyunsoo, Junhyeok, Hwi juga Sungjun benar-benar tak sanggup melihat Taehun, mereka tak rela. Tapi mendengar jika Taehun tidak ingin ada penyesalan, mereka juga mengerti berada di posisi itu sangatlah berat.
Senyum penuh kepuasan benar-benar terpampang di wajah Yujin, ia sangat puas bisa membuat Taehun berlutut dihadapannya terlebih dengan tangannya terluka dan baju putih yang sudah ternodai oleh darah.
"Sekarang lepasin Kyungjun," ucap Taehun lemah.
"Kenapa lo masih mau nyelamatin orang yang udah laporin lo?" tanya Yujin.
KAMU SEDANG MEMBACA
After Big Secret 1990
FanfictionBig Secret season2 Mereka hanya menang untuk masa lalu, bukan masa depan ⚠️Plis baca season 1 dulu, biar nyambung bacanya⚠️
