041

457 15 6
                                        

Vote dulu gak!! 🙏🏻

☆→★

" Habis pulang sekolah jangan keluyuran! Lansung pulang! " ucap Andrean tegas.

Lisa hanya menatap malas sang suami yang tengah makan itu. Apa coba maksud pria itu melarangnya? Lisa paling tidak suka kalau ada yang mengekang hidupnya.

" Dengar gak saya bilang? " tanya Andrean penuh penekanan disetiap katanya.

" Gue gak budek, ya ... btw! " sahut Lisa mengingatkan.

" Saya juga cuma bilang! " balas pria itu dingin lalu lansung beranjak dari meja makan.

Lisa hanya menatap aneh punggung sang suami yang kian menjauh. Ia benar-benar tidak bisa memahami bagaimana sifat Andrean. Terkadang pria itu sangat ramah padanya, tapi terkadang pun sebaliknya, seperti sekarang ini, Andrean bersikap sangat dingin pada Lisa.

Setelah menyelesaikan makan malamnya, Lisa bergegas berangkat ke sekolah sebelum terlambat.

***

" Masih gak ekspek Lisa udah nikah, hahaha .... " Tiara tertawa keras saat memikirkan fenomena alam seperti itu.

" Udah lah. Lisa juga gak mau, cuman bokapnya yang maksa, " tegur Kaizy pelan.

Lisa masuk ke kelas dengan wajah datar, tak peduli dengan tatapan heran ketiga sahabatnya.

"Lisa ... akhirnya lo datang juga! Gue kangen banget sama lo tau? " ucap Ardell sembari memeluk pinggang Lisa.

" Ihh, apaan sih lo? Kumat ya? " cibir Lisa sambil mendorong tubuh Ardell agar menjauh darinya.

" Lo kemana kemarin, Lis? " tanya Tiara.

" Hadeh ... jangan tanya itu dulu! Gak bisa ber word-word lagi, " balas Lisa sambil memijit pelan pelipisnya.

" Kenapa lo? Di ewe ama suami lo? " Mendengar ucapan Tiara yang sangat frontal reflek membuat Lisa melempar buku ke arah gadis sialan itu.

"Minta di cabe mulut lo, ya? " ancam Lisa sambil mengirim tatapan maut pada sang sahabat.

" Eh, jangan dong! Gue kan cuma nanya, " balas Tiara cengesan.

" Gue gak bakal mau lah bego! "

" Kok gak mau? Enak lho, " kompor Ardell tak mau kalah.

Lisa menatap miris ke arah Ardell, " Muka polos otak mesum! " cibir nya pelan.

" Udahlah! Kalian gausah bahas aneh-aneh! Mending kita ke kantin, " ajak Kaizy menarik pelan tangan Lisa agar segera bangun.

"Heh, Munaroh! Kita bentar lagi masuk ya? Gausah banyak tingkah lo, " balas Lisa kesal. Gadis itu sedang mode anak baek, jadi ya gitu!

" Tenang! Guru gak bakal masuk hari ni, " ucap Kaizy santai.

" Darimana lo tau? "

" Ya tau lah. Orang udah gue sogok biar gak masuk, " jawab Kaizy sambil tersenyum bangga, seolah-olah dia telah melakukan sesuatu yang sangat baik.

" Wih ... tumben lo berguna, ya? " Lisa menepuk bangga baju sang sahabat.

" Yaudah lansung gas ke kantin! " ajak Kaizy dengan semangat menggebu-gebu.

" Yoi! " balas ketiganya serentak.

***

Mama❤ :
Lisa, sayang!
Nanti malam pulang ke rumah ya?
𝟶𝟿.𝟸𝟷

ANDREANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang