[Miscarriage]
Jayden menutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya. Ia khawatir dengan keadaan Reyna yang sedang ditangani dokter.
Seorang laki-laki menghampirinya lalu menarik kerah baju Jayden.
Bugh
"Lo apain dia?! Lo gak bisa jaga dia!" Bentak orang itu.
"Diem lo anjing, jangan cari gara-gara." Balas Jayden dengan nada tinggi.
"Jangan teriak-teriak ini di rumah sakit, bodoh." Naira memberi peringatan. Saat itu Steve dan Naira sedang bersama dan langsung ke rumah sakit setelah mendapat kabar Reyna kecelakaan karena saat itu Jayden panik dia tidak tau harus menghubungi siapa dan yang terlintas dipikirannya hanya Naira jadi dia menghubungi sepupunya itu.
Steve kembali ke tempat semula, jauh dari Jayden. Tak lama seorang dokter keluar.
"Gimana keadaan Reyna, Dok?" Tanya Jayden.
"Pasien mengalami pendarahan akibat benturan yang cukup keras dan maaf kami tidak bisa menyelamatkan kandungannya. Usia yang terlalu muda dan kandungan rentan juga menjadi salah satu faktornya. Kami akan segera melakukan tindakan pengangkatan janin."
Mendengar penjelasan dokter, membuat kedua lutut Jayden terasa lemas sehingga tak bisa menopang berat tubuhnya.
Tubuh Jayden merosot, ia bertumpu pada kedua kakinya yang menekuk.
"Mohon lakukan yang terbaik, Dok." Ucap Naira yang mengerti ketidakberdayaan sepupunya.
Bugh
Steve kembali memukul rahang Jayden membuat Jayden jatuh tersungkur menghantam lantai dingin rumah sakit. "Brengsek!"
Jayden bangkit tapi ia tak membalas, ia hanya menatap Steve dengan pandangan datar.
Tanpa sepatah kata, Jayden berbalik dan pergi dari sana. la menghampiri mobilnya lalu mengendarai mobil dengan kecepatan di atas rata-rata. Jayden ingin pergi ke rumah seseorang untuk balas dendam.
Sampailah Jayden di depan rumah seseorang, rumah ini hanya berjarak lima rumah dari rumah orang tuanya.
Dengan tidak sabaran, Jayden memencet bel rumah. Hingga seorang laki-laki dengan kaos serta celana pendek keluar.
Bugh
Jayden memukul rahang orang itu hingga tersungkur. Belum puas, Jayden menduduki perutnya lalu menghujani wajahnya dengan pukulan.
"Anjing, Jayden lo kenapa?!" Bentak orang itu. la terkejut Jayden datang tiba-tiba dan langsung menyerangnya.
Orang itu lalu membalas pukulan Jayden membuat Jayden bangun dari atas tubuhnya dan ia bisa bangkit berdiri.
Jayden mencengkram kerah baju orang itu.
"Lo pasti tau kan? Lo pasti kerja sama kan sama Yena?" Tuduh Jayden. "Lo ngomong apa sih? Gue gak ngerti."
"Jevan anjing." Jayden melepas cengkramannya. Ya orang itu adalah Jevan.
"Lo pasti kerja sama kan sama Yena, kalian bikin rencana biar seolah Reyna liat gue selingkuh sama Yena". Jelas Jayden. "Tapi lo salah sasaran, bukan gue tapi anak-anak gue yang jadi korban." Jayden kembali merosot ke lantai.
"Maksud lo apa?" Jevan ikut duduk di samping Jayden.
"Reyna keguguran." Lirih Jayden.
"Hah? Gimana bisa?!"
Jayden lalu menjelaskan semuanya, dari ia bertemu Yena di mall hingga Reyna terserempet mobil dan berakhir di rumah sakit.
"Itu pasti rencana lo sama Yena kan? Kalian kerja sama kan." Tuduh Jayden.
KAMU SEDANG MEMBACA
Accident
Teen FictionReyna Faesya Airlangga, gadis manja yang hidup dalam limpahan kasih sayang, harus menghadapi kenyataan pahit ketika sebuah pesta mengubah segalanya. Hamil tanpa tahu pasti apa yang terjadi, dipaksa menikah dengan pria yang membencinya, dan terjebak...
