[Menginap]
Saat ini Reyna dan Jayden sedang berada di dalam mobil menuju rumah orang tua Jayden. Tadi sepulang sekolah Jayden menjemput Reyna di rumah dan langsung pergi ke rumah orang tuanya. Bahkan seragam sekolahnya belum diganti.
"Kita nginep berapa hari, Jay?" Tanya Reyna sambil menoleh ke arah Jayden di sampingnya.
"Semingguan mungkin." Jawab Jayden. Reyna mengangguk, untung ia membawa banyak baju ganti.
Tak terasa, mobil yang dikendarai Jayden memasuki gerbang besar di halaman rumah orang tua Jayden.
Di sana, di depan pintu utama sudah ada Mamanya yang menyambut anak dan menantunya dengan gembira.
"Mama." Reyna berlari memeluk mama.
"Reyna, mama kangen." Ucap Mama Ayu.
"Reyna juga."
Jayden berdeham, "Mama ga kangen sama Jay?" Tanya Jayden.
Mama melepas pelukannya dengan Reyna. Ia lalu berjalan mendekati Jayden dan mengelus rahang tegas milik Jayden. Hanya sesaat karena setelah itu...
"Enggak." Ucap Mama lalu berbalik kembali mendekati Reyna dan menggandengnya memasuki rumah.
Jayden yang melihat itu hanya bisa melongo. Ia lalu mengikuti mamanya memasuki rumah. Rumah yang berbulan-bulan ia tinggalkan.
"Gimana cucu mama, udah bisa ngapain?" Tanya Mama pada Reyna. Mereka sedang duduk di ruang tamu.
"Bisa dugem" Celetuk Jayden asal.
"Heh ngawur!"
"Lagian mama aneh, orang baru lima bulan di kandungan ditanyain bisa apa," Jayden berdecak.
"Mereka udah bisa nendang, Ma." Sahut Reyna.
"Nah gini jawabnya, gak kayak dia jawabnya ngaco!" Sindir Mama.
Jayden menghela napas kasar, ia lalu pergi menuju dapur hendak mengambil minum. Tenggorokannya butuh pengairan.
Saat Jayden kembali ke ruang tamu, ia tidak menemukan Reyna. Hanya mamanya yang sedang memainkan ponsel.
"Reyna mana, Ma?" Tanya Jayden.
"Mama suruh istirahat di kamar kamu." Jawab Mama tanpa melepas pandangan dari ponsel.
Jayden mengerti, ia lalu menyusul Reyna ke kamarnya yang berada di lantai dua. Saat memasuki kamar, ia menatap sekeliling. Tidak ada yang berubah dari kamar ini dan terlihat bersih rapi, hanya beberapa barang yang ia bawa ke rumahnya dan pasti kamar ini sudah dibersihkan. Tapi Jayden heran, ia tak menemukan Reyna di sini.
Cklek
Pintu kamar mandi terbuka, menampilkan Reyna dengan wajah terkejutnya ketika menyadari Jayden di sini.
"Keget" Ucapnya.
Jayden terkekeh."Haus ga?" Tanyanya.
"Haus." Jawab Reyna.
Jayden lalu mengulurkan segelas air dingin yang dibawanya tadi, "nih, minum."
"Terima kasih." Ujar Reyna lalu menerima gelas itu dan membawanya duduk di kasur. Jayden mengambil gelasnya kembali saat Reyna selesai meminum isinya.
"Tidur dulu ya." Ucap Jayden ketika melihat Reyna menguap.
"Tapi mau dipeluk." Ucap Reyna manja.
Jayden tersenyum, ia senang ketika Reyna menunjukkan sifat manjanya. Jayden merasa dibutuhkan "Iya, bentar aku ganti baju dulu."
KAMU SEDANG MEMBACA
Accident
Fiksi RemajaReyna Faesya Airlangga, gadis manja yang hidup dalam limpahan kasih sayang, harus menghadapi kenyataan pahit ketika sebuah pesta mengubah segalanya. Hamil tanpa tahu pasti apa yang terjadi, dipaksa menikah dengan pria yang membencinya, dan terjebak...
