[Cemburu]
Sampailah di Kafe Fate, malam ini cukup ramai. Pengunjung berpasangan sangat mendominasi. Walaupun begitu, masih ada pengunjung yang datang sendirian dan berkelompok.
Ada yang berubah dari terakhir kali Reyna datang kesini, Ada tambahan meja dan kursi di bagian depan.
Setelah melepas helm, Reyna segera masuk diikuti Jayden. Saat melewati meja kasir, Reyna tanpa segan masuk dan langsung memeluk Evan yang sedang berjaga di kasir.
"Evan." Sapa Reyna.
"Eh Reyna, kangen banget." Evan membalas pelukan Reyna, "lama banget ga kesini."
Reyna melepas pelukannya tapi tangan Evan masih bertengger di pinggang Reyna. Mereka tak menyadari bahwa ada sepasang mata menatap tajam interaksi mereka.
"Udah deh, aku mau cari tempat duduk dulu." Pamit Reyna lalu menghampiri Jayden.
"Pulang." Ucap Jayden ketika Reyna telah sampai di hadapannya.
"Kok pulang?" Tanya Reyna, "Ayo ah." Reyna menarik tangan Jayden menuju meja di samping tembok kaca.
Tak lama Evan datang, "Mau pesan apa?"
"Kayak biasanya, fried fries, milkshake chocolate sama spaghetti deh. Kamu mau apa?"
"Samain." Jawab Jayden.
"Evan, aku juga mau es krim beruang lucu kayak waktu itu ya." Ucap Reyna.
"Siap tuan putri, nanti es krimnya diantar agak belakangan ya? Makan makanan utama dulu."
Reyna mengangguk sambil terkikik ketika mendengar panggilan tuan putri dari Evan sementara Jayden menatapnya malas.
"Pesanan datang, silakan tuan putri." Ucapan Evan mengundang decakan dan putaran bola malas dari Jayden.
"Terima kasih," ucap Reyna. "Eh sini dulu, aku mau kenalin." Reyna mencegah Evan pergi.
"Makan dulu aja, Gue takut ganggu." Balas Evan.
"Emang ganggu." Sahut Jayden kesal.
"Ih Jayden," Reyna menepuk pelan tangan Jayden. "Kenalin ini Evan temen aku. Evan, kenalin ini Jayden suami aku."
"Evan." Evan mengulurkan tangan hendak bersalaman tapi Jayden hanya menatapnya malas.
"Jayden." Balas Jayden tanpa membalas uluran tangan Evan.
Evan menarik tangannya dengan canggung. "Oke selamat menikmati, gue lanjut dulu." Pamit Evan sebelum beranjak pergi.
"Kamu kok gitu banget sih Jay, gak ramah bintang satu." Ujar Reyna.
"Males," balas Jayden.
"Aku kalo ke sini selalu pesen ini." Ujar Reyna memberitahu sambil memakan makanannya. "Cobain, enak loh."
"Hm." Balas Jayden.
Setelah itu tidak ada percakapan lagi, mereka sibuk dengan makanannya masing-masing. Reyna memakan makanannya dengan lahap dan Jayden memakan makanannya dengan malas.
"Udah kan? Ayo pulang." Ajak Jayden ketika melihat Reyna baru saja melahap suapan es krim terakhirnya.
"Baru juga selesai." Protes Reyna.
"Pulang, udah malam."
"Iya-iya pulang." Pasrah Reyna.
"Duluan aja, tunggu di depan." Ucap Jayden ketika hendak membayar. Karena tadi ia belum sempat membayar di awal.
Reyna mengangguk, ia lalu keluar lebih dulu dan menunggu di parkiran. Sementara Jayden mendekati Evan di meja kasir.
"Berapa?" Tanya Jayden dengan nada tidak bersahabat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Accident
Novela JuvenilReyna Faesya Airlangga, gadis manja yang hidup dalam limpahan kasih sayang, harus menghadapi kenyataan pahit ketika sebuah pesta mengubah segalanya. Hamil tanpa tahu pasti apa yang terjadi, dipaksa menikah dengan pria yang membencinya, dan terjebak...
