Semoga suka sama part ini ya....
"Kamu mau telfon siapa?"tanya Arya saat melihat Nindy akan menelfon.
"Mama"jawab Nindy sebelum menekan tombo telfon di layar hp nya.
"Enggak usah ngabarin mama, aku kan cuma kena tipes doang"ujar Arya.
"Kalau gitu, kamu aku tinggal bentar mau enggak?"tanya Nindy sambil menatap wajah Arya.
"Kamu kan udah janji enggak akan ninggalin aku"ujar Arya.
"Terus gimana? Siapa yang harus ambil barang yang kita butuhkan selama di sini?"tanya Nindy.
"Yaudah, kamu boleh kabari mama"ujar Arya lalu memejamkan mata nya.
Nindy pun segera menelfon mama Fina.
"Assalamualaikum ma"salam Nindy saat sambungan telfon tersabung.
"Waalaikumsalam sayang, kenapa nih telfon mama? Kamu mau ke rumah?"tanya mama Fina.
"Bukan ma, ini Nindy mau ngabari sekalian mau minta tolong"jawab Nindy.
"Ini Arya masuk rumah sakit dan harus di rawat, Nindy mau minta tolong sama mama buat ambil dan anterin pakaian ke rumah sakit"lanjut Nindy.
"Loh...Arya kenapa Nin? Sakit apa dia?"tanya mama Fina dengan nada khawatir dan panik.
"Ini Arya kena tipes ma"jawab Nindy.
"Ya Tuhan, yaudah nanti mama ambilin dan anterin ke rumah sakit, kamu kirim aja barang yang harus mama bawa ke rumah sakit"ujar mama Fina.
"Iya ma, nanti Nindy kirim list nya. Makasih ya ma, maaf jadi ngrepotin"ujar Nindy merasa tidak enak karena merepotkan mam Fina.
"Enggak lah Nin, kalian kan anak mama, mama malah senang karena bisa di repot kan kayak gini"ujar mama Fina.
"Yaudah habis ini mama langsung ke aparteman kamu, kalau butuh hal lain langsung kabari mama aja ya"lanjut mama Fina.
"Iya ma, makasih ya. Kalau gitu Nindy tutup ya, assalamualaikum"ujar Nindy.
"Waalaikumsalam"jawab mama Fina lalu sambungan telfon pun terputus.
"Ar"panggil Nindy sambil menyimpan hp di atas meja.
"Arya, kamu tidur?"tanya Nindy saat Arya tidak merespon panggilan nya.
"Iya"jawab Arya.
Nindy menghembuskan nafas pelan lalu segera membuat list barang yang harus mama Fina bawa ke rumah sakit. Tidak banyak yang harus di bawa ke rumah sakit, hanya pakaian, peralatan mandi, dan makanan karena diri nya butuh makanan sekarang, pagi tadi dirinya tidak makan nasi hanya makan roti itu pun harus buru-buru karena Arya terus memanggil nama nya saat diri nya tinggal walau sebetar.
"Nin"panggil Arya.
"Kenapa? Kamu butuh sesuatu?"tanya Nindy sambil meletak kan hp nya dan fokus pada Arya yang sedang menatap nya.
"Usap kepala aku! Pusing banget"ujar Arya sambil menatap Nindy.
Nindy mengangguk lalu mengusap dan memijat pelan kepala Arya.
"Kamu mau makan buah enggak? Kalau mau aku minta mama beliin sekalian nanti"tanya Nindy.
"Hmm"jawab Arya dengan bergumam.
"Mau buah apa?"tanya Nindy.
"Jeruk?"
"Anggur?"
"Apel?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Only You!!!
RomanceIni bukan kisah lanjutan Arya dan Nindy setelah anak mereka lahir, ini merupakan kisah Arya dan Nindy setelah lulus SMA. Ini kisah kehidupan Arya dan Nindy di masa kuliah tapi bukan kisah mengenai masa perkuliahan mereka. Kepo enggak sih sama kehidu...
