Semoga kalian suka sama part ini ya...dan maaf baru update lagi...
Hari ini memang bukan hari minggu namun karena masalah kecoa di kamar mandi, membuat Arya tidak bisa melanjutkan tidur setelah sholat subuh, Nindy langsung menyuruh cowok itu untuk membersihkan setiap sudut kamar mandi agar tidak ada lagi kecoa di dalam kamar mandi seperti semalam.
"Pokok nya kamu bersihin semua sudut kamar mandi dan pastiin enggak ada kecoa lagi"ujar Nindy pada Arya yang akan memulai membersihkan kamar mandi.
"Iya"jawab Arya singkat lalu cowok itu berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk memulai membersihkan.
Nindy sendiri langsung menuju tempat tidur untuk mengganti sprei dan sarung bantal dengan yang baru karena sudah lama tidak di ganti.
Selesai urusan tempat tidur, Nindy melipat karpet dan menaruh nya di luar, nanti akan Nindy laundry bersama sprei dan sarung bantal nya yang tadi.
"NIN"panggil Arya dengan berteriak dari arah kamar mandi.
"NINDY"panggil Arya lagi karena tidak mendapat respon dari Nindy.
"NIN"panggil Arya untuk yang ketiga kali nya.
"Kenapa sih Ar teriak-teriak?"tanya Nindy saat perempuan itu baru saja masuk ke dalam kamar setelah menaruh karpet di luar.
"Sini bentar!"suruh Arya.
Nindy pun berjalan menuju kamar mandi.
"Kenapa manggil?"tanya Nindy setelah masuk ke dalam kamar mandi.
"Kamu ngapain?"tanya Arya sambil menatap Nindy yang berdiri di pintu kamar mandi.
"Bersihin kamar"jawab Nindy.
"Oohh..."ujar Arya sebagai respon.
"Tadi kamu teriak-teriak manggil aku cuma mau tanya aku ngapain?"tanya Nindy.
Arya mengangguk.
"Iya, aku kira kamu nyantai"jawab Arya.
Nindy tidak menjawab. Perempuan itu memilih langsung pergi meninggalkan Arya, kesal itu satu kata yang menggambarkan Nindy saat ini.
Nindy memilih melanjutkan membersihkan kamar, mulai dari membersihkan meja rias dan meja belajar, lalu membersihkan kaca pembatas balkon, menyapu lantai, sampai mengepel lantai.
Untuk hari ini, Nindy memang lebih fokus membersihkan kamar terlebih dahulu. Untuk membersihkan kan ruangan lain di apartemen mungkin lain hari saat dirinya senggang.
"Ah...capek banget"ujar Nindy sambil mengusap keringat di dahi nya.
Pekerjaan Nindy tinggal mengepel namun rasa nya Nindy sudah tidak sanggup lagi.
"Basah banget daster nya"lanjut Nindy sambil menyentuh daster yang di pakai nya sudah basah karena keringat.
"Nin"panggil Arya yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Apa?"tanya Nindy sambil menatap Arya.
"Kamu udah masak belum? Aku laper ini"tanya Arya sambil menyentuh perut nya.
"Belum"jawab Nindy.
"Kok belum? Dari tadi ngapain aja kamu sampai belum masak?"tanya Arya heran sekaligus kesal.
"Kamu enggak lihat pakaian aku basah gini, terus banyak keringat juga di wajah aku?"tanya Nindy sambil memperlihatkan seluruh tubuh nya pada Arya.
Berantakan, satu kata yang menggambarkan Nindy saat ini.
"Jangan kan masak Ar, ini aja kerjaan aku belum selesai"ujar Nindy.
"Terus gimana? Aku laper ini"tanya Arya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Only You!!!
RomansaIni bukan kisah lanjutan Arya dan Nindy setelah anak mereka lahir, ini merupakan kisah Arya dan Nindy setelah lulus SMA. Ini kisah kehidupan Arya dan Nindy di masa kuliah tapi bukan kisah mengenai masa perkuliahan mereka. Kepo enggak sih sama kehidu...
