Masih ada kah yang menunggu kisah Arya dan Nindy?
Maaf ya...aku lama banget enggak update...
Semoga suka sama part ini....
"Ini harus banget ke rumah sakit lagi?"tanya Arya sambil menatap Nindy yang sedang berdandan.
"Harus dan aku enggak terima penolakan dari kamu"jawab Nindy sambil menatap Arya dari balik cermin.
"Buruan pakai itu baju nya!"suruh Nindy karena Arya malah duduk diam sambil menatap nya tanpa berniat memakai baju yang berada di atas tempat tidur.
Dengan terpaksa Arya mengambil baju yang sudah Nindy siapkan lalu memakai nya.
"Sini aku sisir rambut kamu!"suruh Nindy sambil berdiri dari duduk nya.
Arya pun berjalan mendekati Nindy lalu berdiri di depan Nindy.
"Setelah dari rumah sakit, kita mampir toko dulu ya Nin"ujar Arya sambil menatap wajah Nindy yang sedang menyisir rambut nya.
"Mau ngapain?"tanya Nindy sambil menatap balik Arya.
"Cek ada, udah lama aku enggak cek keadaan toko"jawab Arya.
Nindy mengangguk paham.
"Besok aja kalau mau ke toko, habis dari rumah sakit kita langsung pulang"ujar Nindy.
"Bentar aja mampir nya, lihat doang"ujar Arya.
Nindy menggeleng.
"Besok aja"ujar Nindy tidak terima penolakan.
Arya menghela nafas pelan.
"Kamu belum pulih total, jangan maksa kerja"ujar Nindy sambil menaruh sisir di atas meja.
"Ayo berangkat"ajak Nindy lalu mengambil tas nya.
"Kamu nyetir?"tanya Arya.
"Kita naik taksi aja, ini udah aku pesan, kita turun dulu ke loby"jawab Nindy sambil menunjukan layar hp nya.
Arya mengangguk.
Lalu kedua nya segera berjalan meninggalkan unit apartemant menuju loby.
Brak.
"Ayo"ajak Nindy setelah kedua nya keluar dari mobil.
Arya mengangguk lalu kedua nya berjalan masuk ke dalam rumah sakit.
Setelah mengmbil nomor antrian, kini giliran Arya dan Nindy yang masuk ke dalam ruangan dokter.
"Gimana sekarang mas Arya, apa yang di rasa?"tanya dokter yang sedang memeriksa kondisi Arya.
"Udah lebih baik dok"jawab Arya.
Dokter mengangguk.
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, dokter mengatakan bila Arya sudah membaik dan bisa beraktifitas seperti biasa namun dengan catatan, cowok itu harus bisa membagi waktu antara istirahat dan beraktifitas, dan juga cowok itu harus memperbaiki pola makan nya.
"Kamu tunggu sini aja, biar aku yang tebus obat sama vitamin nya"ujar Nindy setelah mereka keluar dari ruang dokter.
Arya mengangguk.
"Aku aja yang pesan taksi online nya"ujar Arya.
Nindy mengangguk lalu perempuan itu berjalan menuju apotek rumah sakit yang berada tidak jauh dari ruangan dokter.
Setelah kepergian Nindy, Arya langsung duduk di kursi yang di sediakan di sana sambil memainkan hp.
Sekitar sepuluh menit kemudian, Nindy kembali dengan membawa kamtong plastik kecil berwarna putih yang pasti berisi obat dan vitamin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Only You!!!
RomanceIni bukan kisah lanjutan Arya dan Nindy setelah anak mereka lahir, ini merupakan kisah Arya dan Nindy setelah lulus SMA. Ini kisah kehidupan Arya dan Nindy di masa kuliah tapi bukan kisah mengenai masa perkuliahan mereka. Kepo enggak sih sama kehidu...
