64.

112 4 0
                                        

Hai... Maaf lama banget enggak update...

Karena aku ultah jadi aku kasih part ini🤗

Semoga kalian suka sama part ini ya...








Brak.

"Kenapa?"tanya Arya saat melihat Nindy kembali menutup pintu mobil.

"Nin...hey...kenapa? Kamu mau ke mana?"tanya Arya sambil berjalan mengejar Nindy yang berjalan menjauh dari mobil.

"Nin...kamu mau kemana?"tanya Arya setelah berhasil memegang pergelangan tangan Nindy.

"Lepas!"suruh Nindy sambil mencoba melepaskan tangan Arya yang menahan pergelangan tangan nya.

"Kamu kenapa? Kenapa tiba-tiba kayak gini?"tanya Arya.

"Aku kecewa sama kamu"ujar Nindy sambil menatap Arya kecewa.

"Kecewa? Kamu kecewa kenapa? Aku ada lakuin salah apa, sampai bikin kamu kecewa kayak gini?"tanya Arya tudak paham.

"Fikir aja sendiri"jawab Nindy.

"Lepasin tangan aku!"suruh Nindy.

"Enggak"ujar Arya.

"Lepas aku bilang!"suruh Nindy lagi.

"Enggak, sekali aku bilang enggak ya enggak"ujar Arya dengan nada tegas nya.

Nindy menatap Arya penuh amarah.

"Jawab pertanyaan aku! Kamu kenapa? Bilang sama aku, biar aku tahu di mana letak kesalahan aku"ujar Arya.

"Aku kira kamu bisa aku percaya, tapi aku salah"ujar Nindy.

"Ngomong yang bener! Aku enggak paham kamu ngomong apa"ujar Arya.

"Aku udah pernah peringatkan kamu, jauhi benda itu, tapi apa? Kamu malah pakai benda itu lagi"ujar Nindy.

"Kamu tahu kan Ar, aku enggak suka kamu pakai benda itu"lanjut Nindy.

"Apa sih Nin? Aku enggak paham kamu ngomong apa, benda? Benda apa yang kamu maksud?"tanya Arya makin bingung.

"Rokok"ujar Nindy.

"Kamu ngerokok lagi kan?"tanya Nindy.

"Astaga Nin, aku enggak ngerokok, terkahir kali aku sentuh benda itu ya waktu itu doang, setelah hari itu aku sama sekali enggak pernah sentuh benda itu lagi"ujar Arya membela diri.

"Jangan bohong Ar! Mobil itu adalah bukti nya"ujar Nindy sambil menunjuk mobil.

Arya langsung berjalan menuju mobil untuk mencari bukti yang Nindy maksud.

Ceklek.

"Sial"umpat Arya saat menemukan bukti yang Nindy maksud. Bau rokok dan ada satu putung bekas merokok berada di dalam mobil nya.

Brak.

"Nindy...aku bisa jelasin"ujar Arya pada Nindy.

"Enggak ada yang perlu kamu jelasin, bukti itu udah cukup buat aku"ujar Nindy.

"Enggak. Kamu salah paham, kamu harus dengerin penjelasan aku dulu"ujar Arya.

Nindy menggeleng, perempuan itu sangat kecewa, marah, kesal, pada Arya.

"Nindy....ayolah, jangan kayak gini. Dengerin penjelasan aku dulu, baru kamu bisa marah sama aku"ujar Arya memegang kedua tangan Nindy.

"Aku enggak mau dengar apapun penjelasan dari kamu"ujar Nindy sambil mencoba melepaskan genggaman tangan Arya.

"Kamu harus dengerin penjelasan aku dulu"ujar Arya.

"Enggak mau. Lepasin aku!"suruh Nindy dengan tegas dan terus mencoba melepaskan tangan nya yang di genggam Arya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 17, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Only You!!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang