51.

212 4 3
                                        

Uuhhh...lama banget aku enggak update...maaf-maaf...semoga suka sama part ini ya...









"Arya tolong, aku di tilang"ujar Nindy.

"Ha?"tanya Arya bingung.

"Iihh...Arya, sini tolongin aku"ujar Nindy lagi.

"Bentar-bentar, di tilang gimana? Kamu di apartemant kan?"tanya Arya heran. Seingat Arya, Nindy tidak ada izin mau pergi dan sekarang perempuan itu telfon dan mengatakan bila diri nya kena tilang.

"Enggak, aku pergi terus ini aku di tilang"jawab Nindy.

"Kamu pergi? Pergi kemana? Kenapa enggak izin ke aku? Aku kan udah bilang, kalau mau pergi izin atau seenggak nya ngabarin dulu gitu"tanya Arya beruntun.

"Iihhh...nanti aja tanya-tanya nya! Kamu buruan ke sini! Tolongin aku, polisi nya serem banget ini"ujar Nindy.

"Arya sini buruan! Polisi nya melototin aku"lanjut Nindy.

"Astaga Nindy"ujar Arya mulai kesal dengan tingkah Nindy hari ini.

"Kirim lokasi kamu sekarang!"suruh Arya.

"Iya"jawab Nindy lalu sambungan telfon pun terputus.

"Kenapa bos?"tanya mas Nara setelah Arya selesai menerima telfon.

"Nindy kena tilang mas"jawab Arya sambil bangun dari duduk nya.

"Ini udah selesaikan? Udah enggak ada yang perlu saya tanda tangani lagi kan?"tanya Arya.

"Udah bos, semua udah selesai"jawab mas Nara.

"Kalau gitu saya pergi ya mas"ujar Arya.

Mas Nara mengangguk.

Lalu Arya pun pamit untuk pergi pada mas Nara.

Sejak pagi memang Arya ada di toko untuk mengurus kerjaan dan sejak pagi tidak ada pesan dari Nindy untuk sekedar izin pergi, dan tentu Arya kaget saat Nindy menelfon meminta bantuan karena perempuan itu terkena tilang, entah pergi kemana perempuan itu, Arya tidak tahu, yang Arya tahu, Nindy pergi menggunakan mobil karena hanya itu satu-satu kendaraan yang akan Nindy pakai.

Setelah tahu posisi Nindy sekarang, Arya segera menjalankan motornya menuju tempat Nindy berada.

Tidak butuh waktu untuk sampai di tempat Nindy berada karena memang jarak nya yang cukup dekat dengan toko dan juga karena Arya menggunakan motor jadi meminimalisir dirinya terjebak kemacetan.

Sambil membuka helm, Arya memperhatikan Nindy yang kini duduk di tepi jalan sambil memanyunkan bibir, di sekitar banyak kendaran yang juga terkena tilang, banyak polisi juga di sana.

"Nin"panggil Arya sambil berjalan mendekati Nindy.

Nindy langsung berdiri sambil menatap Arya.

"Kenapa bisa kena tilang?"tanya Arya langsung setelah berdiri di depan Nindy.

"Aku enggak tahu kalau sekarang tanggal genap terus ternyata plat nomor mobil ganjil terus juga aku juga enggak punya SIM"jawab Nindy dengan satu tarikan nafas.

Arya menghela nafas pelan. Ini alasan nya kenapa pagi tadi pergi pakai motor karena mobil nya bernomor plat ganjil sedangkan sekarang tanggal genap dan Arya juga tidak menyangka bila Nindy akan ada rencana pergi.

"Emang kamu mau pergi kemana sih? Mana pergi nya enggak ngabarin aku dulu lagi"tanya Arya.

"Tanya-tanya nya nanti aja, itu temuin dulu polisi nya!"suruh Nindy.

Only You!!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang