32. He who lives and dies only for Louis

3K 186 1
                                        

Suasana hati louis masih tetap sama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suasana hati louis masih tetap sama. Suasana hati yang kian memburuk setiap waktu, bahkan ketika berada di meja makan keluarga, dia mengeluarkan begitu banyak aura membunuh yang menekan setiap penghuni mansion. Sikap nya ini tidak pernah berubah sejak kecil, apalagi ketika dirinya merasa terusik akan kehadiran orang lain didalam lingkaran hidupnya. Tapi yang mengejutkan adalah kejadian terakhir kali saat louis tersenyum, dan sekarang pria itu terlihat sangat marah. Dia bahkan bisa membelah meja makan menjadi dua dengan tatapannya.

"Apa yang membuatmu terganggu lou?" Heydrich melontatkan pertanyaan pada putra pertamanya yang kian memburuk suasana hatinya. Bukannya Heydrich ingin ikut campur urusan pribadi putranya, tapi dilihat ruang makan yang sudah mencengkram begini apa boleh buat?.

Louis mengangkat kepalanya menatap Heydrich. Tatapan tanpa ekpresi yang dalam, namun suasana hatinya masih belum kembali tenang. Helene mendekat, memegang telapak tangan louis kemudian bertanya. "Lou, katakan pada ibumu, apa yang bisa kubantu?"

Heydrich dan Helene terlihat sangat khawatir. Namun louis masih tetap diam tanpa menjawab, sampai dia melihat crish datang ke ruang makan, dan langsung berpamitan untuk pergi keruangan nya. Helene dan Heydrich sama sekali tak menahan louis. Mereka berdua paham, bahwa louis memang tidak ingin siapapun mengurusi urusannya.

Di ruangan louis.

Crish memberitahukan tentang situasi yang terjadi dirumah itu, bersama louis yang memantau dari layar laptopnya. Seburuk apapun prianya di jahati, prianya itu masih tetap sabar dan memilih menenangkan dirinya. Padahal louis berharap setidaknya prianya itu mau menarik perhatiannya dengan bertingkah seperti terakhir kali dia mengunjungi red mansion. Dengan begitu louis tidak memiliki pilihan selain membawa prianya dan wanita itu.

"Tuan, apa rencana selanjutnya?" Crish bertanya setelah melihat tatapan mata louis yang mulai tenang. Setelah melihat video di laptopnya itu, dia jauh lebih tenang tidak seperti beberapa waktu lalu.

Louis menutup laptopnya. Dia menghela nafas perlahan sebelum mengambil keputusan. "Dia terlihat baik disana..." Perkataan itu, crish terkejut mendengarnya. Tiba-tiba saja Louis berkata seperti itu setelah melihat rekaman sebelumnya?, bagaimana bisa? Louis membiarkan pria itu tetap berada disana?.

Crish tidak bertanya lagi, dia membiarkan pertanyaan-pertanyaan tersimpan didalam hatinya. Setelah selesai dengan urusannya dia berniat berpamitan namun Louis menghentikan ucapannya.

"Beritahu noah, adakan pesta di red mansion" Louis memerintah crish, tidak, bukan hanya crish tapi juga pria yang sedang dia telfon.

"Baik tuan..." Suara dari seberang menjawab. Lalu Louis memutuskan telfonnya kemudian menatap ke arah crish yang terlihat dalam suasana hati tidak senang.

"Tuan, kanapa kau menelfon nya?" Mungkin ini terdengar lancang di telinga Louis, tapi crish harus berkata demi kian, karena orang yang ditelfon oleh Louis, bukan sembarang orang. Tapi pria yang bahkan bisa membuat anjing setia seperti crish terguncang.

Louis tak menjawab. Dia punya caranya sendiri, dan dengan adanya pria itu. Crish akan jauh lebih muda dalam menangani segala urusan nya, walau pilihannya salah. "Tuan, anda tau kan dia seperti apa?"

"Kau tidak perlu khawatir, lakukan saja tugasmu"

Crish tidak dapat berkata lagi. Kata yang penuh tekanan adalah kata mutlak yang tidak dapat di korek. Sekarang crish hanya bisa berharap pria itu tidak melakukan sesuatu yang merugikan. Alasan kenapa sampai sekarang dia tidak dibebaskan di penjara bawah tanah karena sebuah alasan yang hampir membuat Louis memenggal kepalanya, sekaligus penyebab crish mengalami luka sayatan besar didada.
Pria yang bahkan bisa mengalahkan crish dengan mudah. Dia gila, orang yang mengalahkan kelakuan jer. Crish menyebut nya seperti itu karena pria itu memang di gambarkan seperti itu.

Di sisi lain di sebuah ruang penjara bawah tanah

Setelah ponsel yang dipegang penjaga mati. Pria yang kini di rantai dengan rantai baja mulai membuka matanya. Mata merah pekat yang bersinar di balik cahaya lentera redup, pemimpin faksi yang membantai sebuah keturunan, yang telah menjadi bayangan bagi Louis, dia keluar ketika Louis menyuruhnya keluar, dia mati ketika Louis menyuruhnya mati. Dia tidak pernah membantah ataupun memberi pendapat dan saran. Dia hidup hanya sebagai alat Louis.

Jemmy slasher. Tubuhnya tinggi besar dua kali lebih besar dari crish , mata merah, kulit tan skin, penuh luka sayatan di wajah dan tubuhnya, bahkan bekas jejak peluruh di tubuhnya. Dia seperti seekor serigala. Tidak akan cukup dengan hanya membunuh satu atau dua nyawa. Dia pemimpin faksi yang di bentuk untuk membunuh, dia anjing setia sebuah keluarga di Milan namun berhasil Louis bawa, dan sekarang jemmy menjadi anjing setia nya. Yang hidup hanya untuk Louis dan mati hanya untuk Louis.

Ada ketika jemmy bertemu dengan crish, karena tidak begitu tahu tentang crish, jemmy menghunus pedangnya dan memberi luka sayatan besar di tubuh crish, membuat nya akhirnya di kurung di penjara bawah tanah, dan menjadi bayangan Louis. Alasan Louis mengeluarkan nya pun, jemmy tidak paham. Karena orang seperti Louis adalah tipe orang yang tidak bisa ditebak.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ENIGMA & ALPHA (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang