TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mungkin ini terdengar mustahil. Tapi inilah kenyataan nya. Di sebuah mansion, seorang anak kecil terlihat sedang duduk menghadap ke luar rumah, kaki kecil nya bergelantungan di antara sofa dan lantai, mata grey-gold nya bersinar, rambut pirang halus nya bertiupan angin. Persis seperti copyan Louis.
Entah ini anugrah atau apa. Tapi Oliver hamil. Dia mengandung bibit unggul dari dirinya dan Louis, seorang anak laki-laki dengan tipe gen alpha, di usia tujuh tahun nya dia sudah diagnosis memiliki riwayat seperti ayah nya. Mungkin karena keturunan.
Penyakit jantung yang sama. Lebih tepat nya, gen penyakit yang sama. Anak itu harus selalu menerima darah di setiap minggu nya, dia juga di beri obat yang telah Matthew dan peter kembangkan agar bertambah daya tahan tubuh nya.
Beda nya, anak itu bukan lah seorang Enigma, dia hanya alpha dominant.
Ketika suara pintu kediaman terbuka. Kaki kecil itu berhenti bergerak, dan mulai turun dari sofa ruang tamu. Dia berdiri menghadap ke arah pintu yang mana mulai menunjukkan sosok gagah dan berkharisma yang kini sedang melangkah masuk bersama ajudan nya.
Kaki kecil itu berlutut sebelah, dengan tangan di dada. "Selamat datang daddy." Ucap nya hormat
Pria yang di panggil daddy itu hanya berdehem kemudian pergi ke kamar nya. Anak kecil itu bangkit, dia berdiri memandangi punggung lelaki yang sangat dia kagumi, presiden negri ini, Louis Fletcher sapphire bagaimana bisa anak sekecil seperti Xavier Allriel sapphire harus bertengkar dengan ke posesif ayah nya.
Dia tidak mengerti, sejak usia 3 tahun ayah nya selalu memasang wajah cuek, plus tegas yang mana itu membentuk Xavier menjadi pria yang mandiri dan bertanggung jawab, mungkin itu hanyalah didikan daddy nya untuk kemajuan hidup nya. Pikir anak kecil polos itu.
Kaki itu tidak bergerak pergi, dia masih menunggu satu orang lagi yang belum menampakkan diri.
"Vier!" Dan suara itu adalah suara yang selalu di tunggu anak kecil, bertubuh mungil itu. Dengan kaki kecilnya dia berlari menghampiri pria berjas putih yang kini menginjakkan kaki nya ke pintu utama mansion.
"Ayah!" Teriak sekecil kemudian melompat di dalam pelukan ayah nya. Oliver de'morgan yang kini baru saja tiba. Oliver mengangkat tubuh kecil itu, mengecup pipi bulat nya, sebelum membawanya ke dalam.
Di lantai dua Louis terlihat menatap tajam ke arah bocah 7 tahun yang kini menjadi saingan nya. Dia mengeluarkan aura intimidasi yang sangat kental, rasa ingin membunuh Xavier sudah dia rencana kan sejak dulu. Mungkin, menjadikan tuyul itu makanan buaya tidak akan membuat Oliver sadar.
"Tuan." Martis menegur.
"Sialan saya menyesal melahirkan kecebong itu." Kesal Louis kemudian pergi.
Sejak Xavier lahir hingga tumbuh sebesar ini. Kasih sayang Oliver yang melimpah pada Louis di bagi dua ke Xavier, mulai dari terpotongnya hubungan pasangan mereka, ciuman pagi yang selalu diberikan lebih dulu pada Xavier, ketika sarapan Xavier lebih dulu di bangunkan dan di beri makan. Ketika pulang dari kantor, dia yang ingin bermanja malah melihat Oliver sedang mengajari Xavier, bermain di taman bersama Xavier, membaca buku, Jalan-jalan. Semua Oliver lakukan bersama Xavier.
Ini tidak logis untuk seorang daddy cemburu pada anak nya sendiri!. Tapi!
Xavier itu tampan seperti dirinya, matanya juga bagus! Dia juga imut, takut nya besar nanti dia lebih menawan dari nya, itu bisa mengancam Oliver berselingkuh dengan Xavier!
Hal ini tidak boleh terjadi!
Louis akan melenyapkan putra nya itu!
Tapi... Bagaimana?!
"Kamu kenapa?" Louis terperanjat ketika Oliver menepuk bahunya. Mengubah atmosfer ruangan menjadi semula, Louis sempat mengeluarkan aura intimidasi nya.
"Tidak!" Jawab Louis sedikit memekik, dengan mata yang perlahan menghunus tajam ke arah bocah 7 tahun yang kini sedang makan.
"Kau."
Semua memandang Louis. "Maksud ku Xavier, setelah makan temui daddy di ruangan daddy." Ucap Louis kemudian bangkit.
Xavier mengangguk, dia menoleh ke ayah nya kemudian merayap turun dari kursinya. "Ayah,"
Oliver menangkup wajah Xavier kemudian menciun kedua pipi nya. Louis yang melihat itu semakin tersulut api kemarahan.
"Kenapa aku harus membuat saingan ku sendiri. Ahh. Sialan! Ku bunuh kamu!." Ucap Louis ketika dia telah berada di lantai dua.
Xavier mengangguk kemudian pergi ke lantai dua tempat ruangan Louis berada.
"Datang lah tuyul, lihat seberapa menakutkan nya daddy mu ini." Ucap Louis dengan tatapan iblis, penuh rencana jahat.
KEESOKAN HARINYA
Xavier dijemput oleh beberapa orang dari academy untuk menuntut pendidikan militer di Academy. Oliver yang mengetahui nya protes, dia tidak setuju akan kepergian Xavier. Tapi Louis meyakinkan bahwa Xavier harus masuk academy militer karena dia anak sah dari perdana menteri kota ini.
Mau tidak mau Oliver terpaksa setuju.
Di dalam hati Louis berkata. "Bagus, tugas menyingkirkan kecebong, selesai."
Xavier pun pergi untuk menunaikan kewajiban nya sebagai anak presiden, meninggalkan mansion sapphire dengan hati berat, dia bahkan belum sempat berpamitan dengan anggota keluarga sapphire lainnya di kediaman utama. Tapi apa boleh buat, perintah Louis adalah segalanya untuk Xavier.
Anak kecil itu pun pergi.
Dan kepergiannya bagaikan kebebasan untuk Louis.
Mungkin 14 hari masih kurang untuk nya.
Dia benar-benar monster. Apapun dia singkirkan!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.