TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Louis sedang berkerja kali ini bukan pekerjaan sebagai hakim, melainkan sebagai seorang hades mafia yang mengembangkan obat-obatan dan mengekspor darah seperti hal nya barang ilegal. Setelah mengetahui stok darah yang menipis Louis memutuskan mencari stok pada tempat lain, bukan didalam negri tapi luar negri. Dengan berburu darah habis-habisan. Besok tiba waktunya dia mendapatkan darah lagi.
Fokus pada layar komputernya sampai dia tidak sadar akan kedatangan jemmy. Pria itu tetap berdiri menjauh tidak ingin menganggu pekerjaan Louis sampai dia selesai. Menunggu bukan hal sulit untuknya.
BRUK
reflek kepala Louis terangkat ketika mendengar suara itu, suara yang berasal dari lantai atas tempat ruang perawatan Oliver. Louis segera bangkit kemudian berjalan menuju lantai atas dengan jemmy yang mengikuti dari belakang.
Di ruang Matthew
Oliver merontak diatas tempat tidur berusaha melepaskan diri dari Matthew dan dokter baru yang dia baru lihat. Pikirannya hanya tentang membebaskan diri, dia tahu pasti dia baru saja di bius lagi, karena instingnya
"Mohon tenang tuan Oliver kondisi anda belum pulih total" Ucap Matthew mencoba menenangkan.
"Menyingkir Matthew kau membius ku lagi!" Ucap Oliver yang semakin memberontak. Dia dengan sekuat tenaga menghempas dan menendang orang-orang yang menahan tubuhnya, kemudian dengan susah payah dia turun dari berangkar berniat kabur.
Pintu rawat terbuka, Oliver segera berlari keluar dengan sekencang mungkin tidak perduli dengan rasa sakit di kakinya yang perlahan berdarah lagi. Dia berlari menuruni tangga-tangga menuju keluar mansion saat itu penjaga menahannya tapi berhasil Oliver dorong hingga mereka terjatuh.
Dengan kaki tanpa alas kaki Oliver berlari, kakinya menginjak krikil hingga berdarah namun dia tidak kunjung berhenti dan semakin berlari, dibelakang terlihat Louis yang mengejar. Kaki Oliver mulai terasa kebas, bau karat tercium di indranya.
Namun Oliver tidak pernah berfikir untuk berhenti. Ketika sampai di gerbang dia memegang besi-besi itu yang mulai menyengat tangannya tapi Oliver tidak perduli dan terus menariknya sialnya semua nya gagal dia tersungkur dengan tangan yang berdarah.
Oliver bangkit lagi ingin mencoba untuk yang kedua kalinya tapi Louis yang sampai langsung menghentikan nya.
"Hentikan." Louis menahan tubuh Oliver dengan sangat kuat, tidak akan membiarkan nya melakukan hal gila.
Oliver memberontak dia menatap dingin kearah Louis dan terus berkata agar dia dilepaskan tapi Louis tidak menggubris permintaan nya.
"Kau bajingan Louis, bajingan!!" Geram Oliver.
"Ya, aku tahu" Jawab Louis yang masih memeluk Oliver.
Sekuat tenaga Oliver mendorong Louis hingga pelukannya terlepas. "Aku sangat membencimu, sangat!!" Tutur Oliver penuh kebencian.
"Semua yang aku lakukan bersamamu, itu seperti kenangan buruk yang ingin ku lupakan."
"Cukup."
Oliver tertawa kali ini bukan karena bahagia tapi karena kecewa. "Kau membius ku lagi kan?!, iya kan!!"
"Kau sungguh lebih menjijikan Louis, sangat!, aku merasa ternodai oleh mu,"
"Haruskah aku membunuhmu?"
"Lakukan lah." Jawab Louis menyetujui. Dia memberikan sebuah belati kecil pada Oliver. "Tusuk aku."
"Kau pikir aku tidak berani?...Salah!"
Jleb
Tusukan yang Oliver berikan tepat di jantung Louis. "Aku tidak tahu kenapa tapi aku tahu dimata organ vital berada."
"Tuan!"
Oliver semakin menekan belati nya hingga membuat Louis memuntahkan cairan merah dari mulutnya. Jemmy hendak menembak kepala Oliver tapi Louis memberi tanda agar dirinya berhenti.
Oliver dengan api kebencian menarik belati itu hingga darah segar keluar dari dada Louis beserta darah yang menyembur dari mulutnya.
"Kau harus mati, tapi tidak sekarang" Ucap Oliver yang langsung meninggalkan Louis.
Louis sempat mencoba meraih tangan Oliver tapi tubuhnya tidak bisa di ajak kerja sama dan akhirnya Louis terjatuh, dengan sisa-sisa kesadarannya Louis melihat punggung Oliver yang menjauh.
Dia tersenyum tipis kemudian berkata. 'Asal kau tak berniat meninggalkan ku'
Crish dan Jose berlari menghampiri Louis yang telah kehilangan kesadarannya sedangkan Matthew membawa Oliver untuk di obati.
Hari ini Oliver berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan mati sebelum membunuh Louis dan mengungkap semua rahasia yang Louis coba sembunyikan. Dia akan terus berusaha membunuh Louis, akan.
Mulai sekarang dia menghapus cinta didalam hatinya dan mulai saat ini hanya ada dendam, kebencian, dan emosi yang ada di hatinya.
'aku akan membunuhmu Louis'
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.