TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semua orang yang berada di ruang makan, menatap penuh kebingungan ke arah sosok pemuda 32 tahun yang sejak awal menginjakkan kakinya ke dalam ruangan sampai dia duduk ditempatnya, terus tersenyum.
Wajahnya terlihat berseri, dia membuat atmosfer ruangan jadi normal tanpa ada aura intimidasi. Seperti seekor singa yang sedang jatuh cinta.
Kebingungan itu membuat mereka bertanya-tanya.
Apa yang terjadi?
Siapa yang membuat pria sedingin Louis, tersenyum?
Bagaimana bisa dia seperti ini?
Pertanyaan-pertanyaan itu terpendam di dalam hati tanpa ada yang berniat mengungkap kan. Termasuk dua pasutri yang berstatus Ayah-Ibu Louis.
Dari antara mereka yang ada di sana, hanya kedua pasutri itu yang terlihat paling bingung diantaranya. Bahkan saudara-saudara Louis juga kebingungan.
Crish yang berada juga di ruangan itu, tepatnya sedang berdiri tegak tidak jauh dari Louis, juga ikut tersenyum, tapi bedanya senyuman itu tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, atau dengan kata lain Crish tersenyum di dalam hatinya.
"Ada apa dengan mu?"
Di arah sumber suara yang terkesan hangat, seorang pemuda dengan wajah lembut dan tampan miliknya, menatap sang Kakak dengan penasaran.
Pria itu akhirnya bersuara, dan pertanyaan itu berhasil membuat ekpresi Louis kembali seperti semula. Dengan wajah sanggar dan tatapan tanpa ekpresi miliknya.
Jin Zhask Sapphire, dia berada di urutan ke empat sesudah Louis. Usianya kira-kira baru 24 tahun, dia yang paling mendekati bungsu. Seorang Alpha dominant.
Ruangan kembali berubah. Aura dingin yang mengintimidasi kembali mencekik leher, tatapan tegas dengan wajah tampan milik Louis kembali ke setelan awal.
Dia yang menyadari perubahan nya merasa bodoh sendiri. Seperti biasa, ketika ekpresi wajah itu kembali, maka orang-orang mulai merasa terintimidasi namun beberapa ada yang merasa lega. Karena perubahan sikap Louis membuat tanda tanya besar di kepala mereka, sekarang sudah kembali, maka tidak ada hal yang perlu di pikirkan.
Louis menatap wajah pria itu, Jin. Masih dengan wajah tegas nya, dia menjawab singkat dengan nada intimidasi. "Kenapa denganku?"
"Kau tersenyum." kali ini bukan Jin yang berbicara.
Bukan pula Lee, tapi saudara ke tiga, yang kebetulan ada diruangan itu. Seperti biasa, dia akan pulang ketika dia membutuhkan sesuatu. Wajahnya sama seperti Lee dan louis, bedanya pria itu tempramen, dan suka membuat onar.
Jericho Foxy Sapphire atau Jer.
Helene memperhatikan interaksi putra-putranya dengan senyuman yang merekah, namun fakta bahwa Jer berbicara pada Lou adalah suatu kejanggalan, seperti sifatnya, Jer tidak akan sudi berbicara pada Lou dengan baik, dia akan membuat masalah dan mengacaukan suasana, dan bahkan mengancam dengan hal-hal yang tidak wajar.