77. mencari

1.4K 86 0
                                        

Mobil Louis melintasi jalanan menuju sebuah jurang tempat mobil yang di kabar kan jatuh, dia menggerakkan seluruh anak buah nya untuk ikut terjun ke bawah demi mencari bukti, setelah tewas nya crish, Louis terpaksa mengirim pengganti yang selama i...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Mobil Louis melintasi jalanan menuju sebuah jurang tempat mobil yang di kabar kan jatuh, dia menggerakkan seluruh anak buah nya untuk ikut terjun ke bawah demi mencari bukti, setelah tewas nya crish, Louis terpaksa mengirim pengganti yang selama ini dia sembunyikan yaitu martis

dia tidak sehebat crish dan jemmy, dia hanya salah satu dari 5 penjaga terpercaya Louis yang menjadi bayangan Louis selama ini.

Louis pernah sekali memunculkan martis, saat menghantar kan uang ke kediaman Morgan. Setelah itu dia mengirim martis untuk penyamaran nya, selain martis ada 3 orang lagi, dengan crish jadi empat hanya saja crish telah tewas.

Zavion, gimenez dan vyandra ketika pria itu telah dipencar. Tidak perlu terlalu tahu tentang mereka, karena mereka hanya akan keluar ketika diperintahkan.

Lanjut.

"Tuan kami telah menemukan ini." Martis memberikan sebuah leburan liontin yang hanya tersisa huruf saja itupun sudah sedikit tidak layak. Namun Louis masih bisa mengenal nya. Desain kaling itu dia sendiri yang buat.

"Ini milik oliver!." Ucap Louis dengan genggaman yang dia pererat. "Cari tahu siapa di hari itu yang melapor terkait kecelakaan ini!."

"Baik!!" Seluruh penjaga berpencar. Yang tersisa hanyalah martis dan Louis.

"Apa kita butuh tenaga pelacak?"

"Tidak!." Desis Louis untuk yang pertama kalinya. "Ini hal mudah yang tidak perlu melibatkan banyak orang." Lanjut nya dia kemudian memasukkan liontin itu ke dalam saku

Kediaman Lawrence

Kane terbangun dari tidur nya saat mendengar suara tembakkan, dia terperanjak hingga menggenggam lengan sosok di sebelah nya. Lelaki yang tidur disebalah nya mulai membuka mata, rambut pirang nya yang berantakan tertiup angin menutupi mata nya yang indah. Mata biru sapphire .

"Ada apa?" Tanya lelaki itu sembari mengelus telapak tangan kane.

"Aku mendengar suara tembakan." Jawab kane mulai bangkit, mengubah posisi nya menjadi duduk sehingga mengekspor tubuh telanjang nya yang kini di penuhi bercak merah.

Melihat itu lelaki di sebelah nya langsung tersenyum tipis. "Kau sedang menggodaku kan?" Ucap pria itu.

Kane mengerutkan dahinya bingung, tapi melihat bandangan pria di depan nya dia langsung menatap ke arah yang sama dan terkejut melihat tubuh telanjang nya terekspor.

"Mesum!" Ucap kane kemudian menarik selimut untuk menutupi tubuh nya.

"Aku sudah melihat semuanya kenapa harus ditutup lagi?" Ucap lelaki itu dengan mata menggoda.

"Hentikan tuan!" Tegur kane.

Mendengar kata tuan membuat rahang lelaki itu mengeras, dia langsung membanting tubuh kane ke kasur dan menindih nya.

"Sudah ku peringatkan untuk berhenti memanggil ku tuan, kane." Ucap pria itu dengan suara dominan yang mampu membuat kane mematung.

"Maaf."

Pemuda itu menarik paha kane ke atas hingga membuat kane terpaksa Ngangkang. "Katakan nama ku dengan baik lalu aku akan berhenti." Ucap pemuda itu yang mulai mengarahkan penis nya ke area sensitif kane yang telah dia gempur 3 hari 3 malam sampai beberapa kali kane pingsan, bahkan rasa sakit itu masih terasa dengan sedikit lecet di area kerutan anal nya dan selangkahan.

Pria itu mulai menuntun penis nya di depan bibir anal kane, membuat kane meringis dan mencengkram punggung nya.

"R-reyzan hentikan!" Ucap kane sesekali meringis saat benda besar itu berhasil masuk ujung nya ke dalam lubang sempit yang sedang terluka itu.

"Memohon dengan benar kane." Ucap reyzan yang semakin menekan tubuh nya agar penis nya semakin masuk.

"Aahh..rey! Tolong hentikan!."

Melihat air mata menetes dari pelupuk mata kane, reyzan menghentikan aktifitas nya, kemudian mencium sisi mata kane dan menjilat air mata yang terasa asin itu, lalu beralih pada bibir kane yang telah membengkak, reyzan mencium bibir itu dengan agresif, menghisap, bertukar saliva, dan bahkan menghisap lidah pink kecil yang ada di dalam mulut kane dengan tubuh bawah nya yang semakin masuk hingga sampai pada ujung nya.

Ah..

Desahan keluar dari bibir kecil kane saat penis reyzan masuk sepenuh nya ke dalam tubuh nya hingga terlihat jejak timbulnya di perut rata kane.

Reyzan menekan perut kane sehingga kane menjerit dengan mencakar punggung reyzan.

"Santai kane, aku belum menggerakkan nya" Ucap reyzan mencoba menenangkan pria dibawah nya yang terlihat menderita itu.

"Kau tadi menyuruh ku memohon agar kau berhenti, tetapi kenapa di masukkan!" Protes kane.

"Rey kecil tidak ingin lepas dari rumah hangat nya itulah sebab nya aku tidak membiarkan nya keluar lagi setelah ini, kita masih memiliki 4 hari lagi, bukan?"

Plakk

Kane memukul tubuh reyzan kuat. "Kau gila!, aku akan mati keesokan harinya!."

Reyzan tertawa rasa sakit di punggung nya seperti di gigit semut, sama sekali tidak terasa, tapi yang lebih lucu adalah ucapan pria yang begitu membuat nya tergila-gila.

"Kamu lupa? Kita melakukan nya 3 hari berturut tanpa berhenti, kau tidak akan mati!." Jawab reyzan dengan wajah menyebalkan.

"Aku hampir mati! Kau saja yang memaksa bahkan ketika aku pingsan!" Kesal kane tidak Terima dengan ucapan tuan kejam nya ini.

"Bagaimana aku tidak melakukan nya? Tubuh mu se menggoda ini." Goda reyzan dengan wajah tengil nya.

"Ihhh kau!"

Di depan kediaman sapphire

Louis menarik leee untuk ikut dengan nya. Dia menyuruh Lee untuk membantu nya mencari keberadaan oliver apapun yang terjadi. Lee awalnya menganggap Louis telah kehilangan akal padahal bukti mobil yang meledak sudah ada dan mustahil bagi oliver untuk selamat. Tapi Lou terus menekan kan bahwa dia yakin oliver masih hidup, dia tidak akan menyerah sampai menemukan oliver.

Bahkan jika dia harus pergi mencari nya keujung dunia.

Akhirnya Lee membantu dia juga meminta jin untuk membantunya dan Louis pergi untuk mengurus hal lain.

"Tunggu aku oliver"

ENIGMA & ALPHA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang