TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Violet bangkit, berjalan menuju kamar mandi, mengambil handuk untuk membasuh tubuhnya. Kemudian mengganti baju miliknya ke gaun tidur putih yang lain. Setelah siap, ia kembali ke kamarnya untuk tidur.
Sebelum tidur Violet pertama-tama melantunkan nada deheman merdu yang membuat perasaan nya bahagia dan rileks. Sambil memejamkan mata emerald nya yang cantik. Berdehem sampai ia lelah dan tertidur.
Di sisi lain.
Crish, pria itu sedang berada di ruangan senjata. Mengisi waktu luangnya dengan berlatih dan menggosok senjatanya hingga bersih mengkilat. Sosok Crish cukup terkenal di dunia atas sebagai anjing setia milik keluarga bangsawan Sapphireyang terkenal.
Crish, sosok pemuda tampan tanpa identitas yang kemudian diangkat menjadi orang kepercayaan pangeran, bagi-Nya adalah sebuah berkah. Namun di balik berkah itu, ia selalu merasa terancam oleh tuan nya.
Pria dengan wajah tegas, berkharisma, berbakat dalam bidang apapun, intimidasi kuat, cerdas, sanggar, adil, dan seorang raja dimasa depan.
Namun Crish sendiri tidak merasa lelah atau bahkan tidak sekalipun berfikir untuk meninggalkan tuan nya. Karena ia, sangat menghormati tuan nya lebih dari siapapun. Karena taun nya, adalah seseorang yang telah mengakui Crish dan membawa Crish pada rumah yang sebenarnya, yaitu ikatan.
Hubungan keduanya bukan hanya soal tuan dan bawahan, di balik sikap tegas milik nya, ia sangat baik pada semua orang walau dengan cara yang sedikit berbeda. Namun crish paham, karena ia sudah sangat mengenal tuan nya.
"Katakan padaku, apa yang membuatmu begitu setia pada lelaki itu?" seorang pria bertanya, pria yang sejak tadi duduk di atas meja ruang latihan sambil menatap Crish yang sedang berlatih.
Tempramen pria itu sangat buruk, buktinya saat Crish tidak menjawab nya ia malah melayangkan sebuah pisau kecil ke arah Crish, namun untungnya pisau itu meleset
Crish tak terusik, menghadapi lelaki itu akan dia lakukan nanti saja.
"Owh, bagus. Tampaknya kau ingin mengajakku bermain tarik ulur ya?" oceh pria itu lagi yang masih tidak mendapatkan respon dari pihak lain.
Melihat itu, ia semakin marah. Pria itu segera melonpat turun namun salahnya ia tidak menjaga keseimbangan tubuhnya hingga kakinya terkilir dan mengakibatkan suara benturan yang cukup nyaring.
BRUK*
Beberapa bodyguard diruangan itu segera berlari, mencoba membantu pria itu, namun mereka malah diusir.
"Pergi!! jangan menyentuhku," ucap nya dengan tatapan tajam yang mengunus pada para bodyguard.
Gevariel Laviska Sapphire, sesuai namanya, ia masih bagian dari Sapphire.
Ia segera bangkit, membersihkan kemeja nya, kemudian mengambil pistol dan menyelipkan nya ke pinggang, lalu pergi.
Crish berbalik, menatap punggung Gevariel dengan smirk, kemudian kembali melanjutkan latihan nya. Gevariel berjalan dengan bertatih-tatih keluar dari ruang latihan, saat ia sudah sampai di ruang tamu, suara intimidasi yang jarang ia dengar menyapa telinganya.
"Apa yang terjadi?" nada penuh tekanan yang mengubah atmosfer ruangan.
Sang pemilik suara dengan stelan jas lengkap nya melangkah menuruni satu persatu anak tangga dengan membawa tas kerja miliknya. Ia berdiri tidak jauh dari Gevariel, menatap kaki nya, kemudian kembali bertanya.
"Kenapa dengan kakimu?"
Tatapan tajam tak tergoyahkan milik pria itu mengganggu mental Gevariel. Ia ingin sekali meninggalkan tempat ini dengan cepat tanpa berinteraksi dengan pria di depan nya. Namun kakinya tidak bisa di ajak kerja sama.
Crish mendekat, menunduk pada tuan nya kemudian mengarahkan tuannya untuk segera pergi bekerja.
"Pergilah kerumah sakit. Saya ada urusan" masih dengan nada intimidasi nya, pria itu pergi.
Gevariel menatap punggung tegap minimalis itu. Pria yang tidak pernah mengubah cara bicaranya, sangat dingin dan jarang mengikuti sosialisasi.
"Sejak kapan dia peduli pada hal seperti ini" Gevariel berucap dengan nada mencibir. Menyinggung pria itu di belakang.
Dia segera pergi kedalam kamarnya. Seperti rutinitas yang selalu ia lakukan belakangan ini. Ia akan menetap di dalam kamarnya setelah bosan berada di luar
Di dalam kamar ia bisa memuaskan diri dengan berbagai macam game di layar hitam besar dikamar, bermain PS sendirian.
Disisi lain
"Alex, pergi dan panggil Oliver untuk makan malam." suruh Alexa pada putra pertamanya, Alex.
Alex baru saja pulang dari kantor pemerintah, mumpung ia belum duduk, makanya Alexa menyuruhnya untuk memanggil Oliver.
Alekza bangkit dari duduknya. Alexa segera menahan pergerakkan putrinya dan bertanya ada apa dengannya.
"Saya tidak ingin semeja dengan pria itu," jawab Alekza kemudian pergi tanpa menoleh untuk menanggapi panggilan dari Alexa.
"Bunda tidak perlu cemas, saya akan memeriksa adik" kata Alex kemudian pergi menyusul alekza.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Maaf ya kalau eps kali ini mahal gak seru. Next eps kita bakal bahas tentang MC jadi nantikan aja Jangan lupa di ramaikan ya guys Makasih