TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dimeja makan keluarga Dayton, kerusuhan terjadi ketika Daniel keluar dari kamarnya dengan keadaan kacau. Keluar tanpa baju dengan aroma minuman keras yang menyengat dari tubuhnya, datang ke meja makan dan mulai duduk diatas sambil menatap menggoda ke arah devan. Persis seperti seorang jalang. Para tetua menegurnya, memintanya untuk turun dan berhenti bersikap tidak sopan didepan kepala keluarga. Namun apa yang Daniel lakukan?, dia malah menyiram tubuhnya dengan anggur merah. Membuat meja makan kotor karena anggur merah yang tumpah berceceran.
Devan masih terlihat tenang. Tatapannya masih sama, dingin dan tak tergoyahkan. Dia hanya memerintah para pengawal untuk membawa Daniel ke dalam kamarnya, tanpa melihat mata zamrud Daniel yang indah.
Kelly, gadis yang diangkat sebagai pendamping devan mulai bertindak. Dia mendekati Daniel dan menarik pakaian Daniel hingga telanjang bulat sepenuhnya. Orang-orang mulai terkejut dengan mulut yang misuh-misuh membicarakan kelakuan bejat Daniel. Disisi lain, devan sedang menahan diri agar tidak berteriak dan membentak semua orang untuk diam.
Kelly, gadis itu juga terkejut, bukan asli terkejut tapi hanya sandiwara. Dia masih berlagak suci didepan semua orang dengan meminta maaf atas ketidak sengajaan nya. Padahal dia memang sengaja mempermalukan Daniel didepan semua orang.
Berbeda dengan Daniel, pria itu nampak biasa saja. Tidak ada tampang malu di wajahnya, dia malah lebih percaya diri ketika tubuhnya tidak mengenakan sehelai kain pun, itu membuat tubuh putih bersih nya yang mulus terekspor. Membuat beberapa wanita merasa cemburu karena kecantikan tubuh Daniel.
Di tengah-tengah kegaduhan, Kelly menarik Daniel turun dari atas meja kemudian menggeret nya untuk ikut dengannya, tapi ketika melewati tubuh devan, suara dominan yang mengancam menggema diseisi ruangan. Yang mula-mula terdengar riuh para keluarga, kini semuanya diam tak berbicara.
Devan mengangkat kepalanya, bangkit dari tempat duduknya, berjalan kearah Daniel dan Kelly, dan.....
Grep
Dengan sekali tarikan di pinggang Daniel, daniel berhasil terbebas dari Kelly dan sekarang berada di dalam pelukan devan, saudara nya.
"Devan maafkan aku," Kelly dengan wajah lugunya berujar penuh penyesalan. Penyesalan berkedok kebohongan demi keselamatan
Devan tak menjawab, dia segera membawa Daniel kembali kekamar pribadi nya. Seperti biasa devan akan menghukum Daniel sendiri. Mungkin itu yang orang lain pikirkan, tapi kenyataannya devan bukan menghukum tapi menetralkan pengaruh alkohol pada Daniel.
Setelah mengurus Daniel, devan pergi keruangannya untuk menyelidiki obat apa yang Daniel konsumsi akhir-akhir ini sampai bisa membuat bawah matanya semakin memburuk. Dari informasi yang didapatkan sekretaris devan, Daniel mengonsumsi narkoba jenis baru dengan dosis tinggi dari yang sebelumnya, narkoba tersebut cukup berbahaya jika dikonsumsi lebih banyak. Keberadaan narkobanya juga dirahasiakan, tidak banyak di edarkan karena kerasnya narkoba tersebut, dari informasi narkoba itu hanya diedarkan diantara sesama bangsawan dengan harga tinggi sampai miliaran dolar U.S.
Devan menyuruh sekretaris nya untuk mencari lokasi produksi narkoba itu. Dia yang akan datang sendiri kesana untuk menghancurkan tempat itu, tempat yang membuat saudaranya terlihat semakin buruk setiap hari. Bukan hanya merusak otak, narkoba itu bahkan merusak fisik Daniel.
***
Daniel tersadar dari tidur panjangnya, tubuhnya terasa berat dengan kelopak mata yang sulit untuk terbuka. Dia mulai lupa apa yang terjadi padanya, dia tidak mengingat apapun selain terakhir kali mengunjungi hutan Forstella untuk berburu. Setelah mengonsumsi obat baru yang dia dapatkan dari kenalan, dia tidak mengingat apapun lagi. Bukan hanya itu, bahkan memori masa lalunya perlahan menghilang dari ingatannya.
Daniel berfikir mungkin efek obat yang dia konsumsi sangat bagus. Dia berfikir untuk membelinya lebih banyak ketika menyuruh pelayan pribadinya keluar. Daniel menye—sampingkan pikirannya. Dia segera beranjak dari ranjang menuju balkon untuk menghirup udara segar.
Ketukan di pintu mengganggu ketenangannya. Dibalik pintu pelayan pribadi Daniel sedang berdiri membawa obat pemberian devan tanpa sepengetahuan Daniel, obat yang berfungsi untuk mengobati ganguan fisik akibat mengonsumsi narkoba.
Ketika Daniel mengizinkan pria itu masuk. Pria itu langsung membuka pintu dan masuk kekamar tidur Daniel dengan membawa senampan makanan dan obat, dia meletakkannya di atas nakas kemudian menyampaikan wasiat dari devan pada Daniel.
"Anda harus makan dan minum obat," Pria itu berucap sambil menjelaskan obat nya pada Daniel. Daniel berfikir obat itu mungkin narkoba jadi dia tidak mempermasalahkan obat itu, dan mengonsumsi nya dengan baik. Setelah itu dia kembali ke balkon untuk menikmati ketenangannya.
Atas perintah devan, obat yang Daniel konsumsi akan diganti menjadi obat resep dokter, tanpa sepengetahuan siapapun dimansion. baik para orang tua ataupun anak kecil. Jika terjadi hal yang tak terduga makar siapapun yang bertanggung jawab akan di hukum eksekusi. Itu adalah ancaman yang devan berikan pada setiap orang yang menangani Daniel mulai hari ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.