75. peter bebas

1.3K 93 0
                                        

Meski jemmy bersikap layak nya orang yang begitu setia pada tuan nya yang rela mati

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Meski jemmy bersikap layak nya orang yang begitu setia pada tuan nya yang rela mati. Tapi kesalahan yang dia perbuat itu sudah termaksud kedalam penghianat walau tujuan nya benar. Yaitu, membuat Louis tidak memiliki kelemahan. Awalnya dia hanya ingin melenyapkan oliver dengan tenang tapi begitu crish datang semuanya hancur seketika, andai saat itu crish tidak berbuat nekat dengan rela mati, semua kejadian seperti ini tidak akan terjadi.

Walau sebenarnya sudah sejak lama jemmy ingin membunuh crish, karena merasa bahwa Louis hanya mempercayai crish dan bukan nya dia. Padahal jika di adu lebih kuat siapa, pemenangnya tetap lah jemmy, crish jauh lebih lemah.

Sekarang ini jemmy sedang menemani Louis yang menemui seseorang di tempat rahasia, membicarakan rahasia.

Dia menunggu cukup lama sampai Louis keluar, bau semerbak darah tercium, seperti karat besi dengan dosis tinggi. Jas putih yang Louis gunakan saat datang telah berubah warna menjadi hitam.

"Bereskan." Perintah Louis. Jemmy mengangguk kemudian masuk ke dalam ruangan, saat itu Louis melirik nya sebentar dengan tatapan tajam.

“giliran mu akan datang.” gumam Louis dalam hati, kemudian menyelipkan senjata di pinggang nya sebelum melangkah meninggalkan tempat itu.

Apartemen

Apartemen yang kini kembali ditempati Louis sedang berada di atmosfer yang berbeda, seorang pria yang terkenal nakal berdiri di atas piano dengan senjata yang mengarah ke pintu, semenjak crish menghilang pemuda itu memang lebih sering terlihat menyebalkan.

"Dimana crish!" Dia selalu mengulangi kalimat yang sama, terus dan terus mengatakan nya.

Saat itu Louis datang dengan pakaian kasual nya melangkah memasuki ruang tamu apartemen yang telah di isi oleh banyak nya penjaga yang berjejer. Melihat kedatangan Louis, pemuda itu langsung melompat turun dan berdiri menghalangi jalan saudara laki-laki nya.

"Hentikan gevariel." Louis berbicara dengan nada setengah bentak, dia cukup sabar dengan tingkah pria itu, berulah dan mengganggu nya apa dia sudah bosan hidup?.

"Dimana crish aku perlu bertemu dengan nya!." Jawab gevariel dengan suara langtang membuat mata Louis menatap nya tajam.

"Kontrol nada suaramu, atau kau akan ku lempar keluar balkon." Ancaman itu bukan main-main tapi benar adanya, jika gevariel tidak bisa menutup mulutnya maka Louis akan melempar pemuda itu keluar.

Gevariel melotot. "Kenapa kau kasar sekali aku tidak mencoba mengganggumu, kau tinggal beri tahu aku dimana crish, tidak sulit bukan!"

Tanpa berkata lebih jauh Louis langsung mendorong gevariel kemudian pergi ke dalam kamarnya. Melihat itu gevariel semakin kesal, dia menendang ujung sofa sekuat tenaga hingga berbunyi suara bruk di susuli ringisan kecil dikala kaki gevariel tidak sengaja mengenai ujung sofa.

Pria itu pergi dengan marah.

Didepan pintu seorang pria yang perlihat seperti zombie masuk, dia menggunakan jas dokter, mendekat ke arah pintu sebelum mendorong nya.

Jose peter, nama pemuda itu. Dia biasa dipanggil Jose atau peter, sesuka hati panggil nya. Dia datang dengan tubuh lebam dan bekas luka, berkat orang suruhan Louis dia berhasil di selamat kan sebelum jemmy mengetahui nya. Peter masih kesulitan bergerak tapi ini demi fakta, dia tidak ingin membiarkan jemmy terus berulah.

Sesampainya di sofa, para penjaga mulai heboh melihat kedatangan peter, tidak lama pintu kamar Louis terbuka dengan Louis yang keluar memegang senjata yang dia arahkan ke peter.

Peter tidak terkejut, dia tahu niat Louis.

"Ceritakan semuanya atau kau ku tembak." Sebenarnya tanpa di minta pun Peter akan menceritakan semuanya, tapi biarlah untuk saat ini dia sudah sangat kesulitan berdebat.

Jose alias Peter mulai menceritakan segalanya, semua dari hari Louis koma sampai kejadian dia melihat Matthew dan oliver berhasil kabur.

Louis seketika marah, dia mengeluarkan aura intimidasi yang sangat dominan membuat ruangan menajadi sesak.

"Lalu dimana mereka sekarang?" Peter menggeleng, sejak berpisah dengan oliver dan Matthew hari itu dia di kurung dalam ruangan gelap tempat jemmy dulu berada. Dia tidak tahu tentang dunia luar, hanya mendengar bahwa oliver dan Matthew telah mati tapi Peter tidak percaya sebelum dia melihat nya sendiri.

"Brensek." Mata Louis berubah warna tanda dia telah berada di puncak ketidak warasan nya. Dia akan membunuh siapapun yang menghalangi pandangan nya.

Peter berfikir sebentar sampai dia ingat sesuatu. "Mobil... Saya tahu mobil apa yang mereka naiki hari itu!" Seru Peter cepat.

Louis langsung menatap nya. "Mobil apa?"

Peter mengambil sebuah kertas dan pensil kemudian menggambar sketsa mobil yang di pakai Matthew, setelah selesai dia memberikan nya pada Louis. Louis memperhatikan gambar itu secara saksama, sampai dia menemukan sesuatu.

"Kamu tidak salah mengenai mobil ini?"

"Tidak tuan saya yakin, ini mobil nya" Jawab Peter yakin

Louis mengepalkan tangan nya, aura membunuh kental kembali menguak. Dia bangkit, "oho, dia coba bermain-main dengan ku?." Ucap Louis dengan smirk iblis sebelum melangkah.

Peter di biarkan tinggal di apartemen untuk pengobatan sedangkan Louis pergi untuk menyelesaikan apa yang sudah terjadi.

Hari ini akan dia tunjukkan, bergerak nya orang yang diam itu seperti apa

Hari ini akan dia tunjukkan, bergerak nya orang yang diam itu seperti apa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


ENIGMA & ALPHA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang