19. flashback Marvin

3.6K 177 4
                                        

Marvin menatap Kota London dari balik jendela pesawat, ia tersenyum melihat pemandangan yang telah lama ia tinggalkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Marvin menatap Kota London dari balik jendela pesawat, ia tersenyum melihat pemandangan yang telah lama ia tinggalkan. Akhirnya setelah menyelesaikan studi nya di Academy militer selama hampir 15 tahun, dia pun kembali dengan status captain pasukan khusus
yang didirikan dalam sebuah organisasi perlindungan dunia.

Alasan ia mengambil cuti istirahat adalah, kediaman pelayan. Seseorang yang ingin dirinya temui berada di sana. Pria yang selalu menyendiri, kuat, dan tidak pernah melakukan kekerasan, orang yang sempat menyadarkan Marvin tentang apa artinya sebuah perjuangan, dari Marvin yang dulunya lumpuh, bisa menjadi seperti sekarang.

FLASHBACK

"Menyingkirkan lah, saya tidak membutuhkan bantuan mu" terlihat anak kecil yang sedang duduk dikursi roda mendorong anak lainnya yang terlihat kotor dan bau, saat keluar dari got demi mengembalikan liontin milik anak kecil yang duduk dikursi roda itu yang sempat jatuh ke dalam kolam.

Anak kecil dengan mata hazel brown dan rambut hitam tersebut kembali mendekat. Ia menyodorkan liontin itu kembali. Menunggu sang pemilik menerima nya.

"Saya katakan saya tidak membutuhkan nya!!" Anak kecil yang duduk di kursi roda kembali mendorong pria berambut hitam hingga terjatuh kedalam got lagi.

Melihat itu, anak kecil berambut hitam kecoklatan itu merasa bersalah, ia ingin meminta maaf tetapi anak berambut hitam itu kembali muncul di hadapannya dan masih gigih untuk mengembalikan liontin itu.

"Buang! Saya tidak membutuhkan nya!!"

"Tuan muda Marvin! waktunya minum obat" seorang pelayan wanita menghampiri pria berambut coklat hitam kemudian membawanya pergi.

Sedangkan pria berambut hitam tadi masih setia menunggu di dekat pohon, menunggu pemilik kalung selesai minum obat dan kembali memberikan liontin itu padanya.

Malam telah tiba. Marvin yang jengah didalam kamar akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan. Namun ketika sampai di halaman, ia terkejut ketika melihat pria yang ditemuinya pagi tadi masih berada di sana.

"Apa anak itu gila?" tanya Marvin entah pada siapa. Dengan cepat ia menghampiri anak itu, namun Marvin tak melihat jika di depan nya terdapat batu. Hingga saat Marvin menginjak nya, tiba-tiba kursi rodanya terhuyung kesamping dan akhirnya terjatuh.

Brukk

Aahkk

Mendengar pekikan itu, anak kecil yang sedang tertidur langsung terbangun. Ia segera berlari menghampiri Marvin dan membantu Marvin untuk berdiri.

"Terimakasih" ucap Marvin pada pria itu yang masih setiap merawat lukanya dengan Hati-hati.

"Siapa namamu?" tanya marvin lagi. "Hey jawab, jangan diam saja?"

"Kane, Kane Alfonca Serenity. Itu namaku" jawab Kane yang mampu membuat Marvin tersenyum untuk yang pertama kalinya.

"Aku Marvin, Marvin Azhar Lawrence." sapa Marvin sambil mengulurkan tangannya yang diterima baik oleh Kane.

Sejak saat itu keduanya semakin dekat. Sampai pada hari dimana marvin terpaksa meninggalkan mansion untuk menjalani pendidikan akademi militer nya, dan sejak saat itu dunia Kane hancur, sepenuhnya.

FLASHBACK OFF

"do you need water??" tanya pramugari pada Marvin. yang berhasil membuyarkan lamunan Marvin tentang Kane.

"No, thanks."

Jangan lupa vote and komen guys

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jangan lupa vote and komen guys.
See u next part 👌

ENIGMA & ALPHA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang