39. perdebatan lover ( Louis oliver )

2.8K 181 7
                                        

Louis kembali menatap Oliver dia masih belum menerima jawaban apapun terkait bekas kemerahan di pipi Oliver

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Louis kembali menatap Oliver dia masih belum menerima jawaban apapun terkait bekas kemerahan di pipi Oliver. "Ada apa dengan wajahmu? Siapa yang melukai mu?"

"Kau tidak lupa kan, kau adalah milikku, semua....dari ujung kaki sampai ujung kepala, semua milikku, kau tidak berhak atas tubuhmu, lalu! Berani sekali kau membiarkan dirimu terluka!" Louis sengat marah tapi yang jelas Kata-kata itu mengandung rasa khawatir pada Oliver.

Dia tidak ingin miliknya di lukai. Yang berhak melukai Oliver hanya dia!, dia satu-satunya tujuan hidup Oliver. Dia telah memiliki Oliver sejak lama, jadi siapapun yang berani melukai Oliver, Louis akan melenyapkan orang itu. Dia bersungguh-sungguh!.

"Ini bukan urusan mu, lagi pula kita belum menikah!" Oliver menegaskan sekali lagi pada Louis tentang fakta ini. Semoga pria aneh itu tidak membuat yang lebih jauh lagi. Dia cukup gila bermain dengan nyawa seseorang.

Louis mencekal lengan Oliver. Sekarang dia serius dengan kata-kata nya. "Kau adalah milikku!. Milikku! Jangan pernah lupakan itu, simpan di otak kecilmu dengan baik," Ucap nya sambil menunjuk ke kepala Oliver. Dengan nada suara yang selalu seperti itu.

"Owh lihat, tempramen buruk mu ini!"

"Kenapa?"

"Bicaralah lebih baik padaku, atau aku akan kabur saat pernikahan kita." Ucap Oliver dengan wajah menantang. Dia berani, karena dia tidak mengenal siapa itu Louis Fletcher sapphire.

"Hanya kabur kan?, kau bukan mati. Masih bisa di tangkap, itu mudah bagiku." Dan lihat. Louis menanggapi nya dengan wajah menyebalkan.

"Jika kau bisa menangkapku!"

"Kau meremehkan calon suamimu Oliver. Aku bahkan bisa melakukan hal mustahil sekalipun, "

"Suami?, kau sangat percaya diri bahwa aku akan menikah dengamu. Simpan saja harapan mu, kita akan ketemu lagi saat kau menangis karena aku tidak menerima pernikahan ini!"

"Ha... Kau keras kepala, tapi terimakasih. Aku tidak akan menangis, melainkan kau, kau akan menangis saat malam pertama kita." Kata-kata Louis ingin sekali Oliver membungkam mulut lelaki itu.

"Terserah mu!" Oliver pergi dengan kesal. Bahkan dia menyenggol pundak jemmy sangking kesalnya.

***

Oliver berjalan-jalan disekitar rumah. Dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan tentang pernikahannya, dan lusa mereka akan bertukar cincin. Oliver ingin kabur, dia tidak menginginkan pernikahan ini, dia tidak ingin menikah dengan lelaki itu, dia ingin bebas. Itu yang dia pikirkan tapi bagaimana caranya buat dia kabur!?, sulit! Bahkan tidak bisa!.

"Kau, kenapa hanya berdiri disana seperti orang bodoh?" Suara yang menyapa telinga Oliver terdengar familiar. Itu adalah sosok wanita yang terakhir kali dia temui, sekarang wanita itu sendiri yang menampakkan dirinya. Dia berjalan ke arah Oliver dengan menenteng lentera nya.

"Ini hampir jam 10, kau ingin alexa menghukum mu?" Wanita itu kembali berbicara, kali ini dia berbicara sok akrab pada Oliver berbeda dengan yang terakhir kali.

"Siapa kau?" Hanya ini yang mampu Oliver katakan karena dia sama sekali tidak mengenali wanita itu yang hampir seusia dirinya, cantik, anggun, tapi dia melanggar segala peraturan yang di tetapkan di dalam red mansion.

"Kau tidak perlu tahu siapa aku, aku adalah orang yang tidak suka cahaya, aku seperti bayangan, namun aku suka melihat cahaya, dari balik celah kecil tempat ku berada. Namun berkat mu, aku akan terbang bebas seperi anak burung yang baru bisa terbang."

"Aku tidak mengerti yang kau katakan,"

"Yah, lagi pula aku juga tidak berharap kau mengerti, Oliver...."

Wanita itu melirik jam sekilas kemudian menatap kembali pada Oliver. "Hey, ini hampir jam 10 malam kau sebaik nya tidur atau alexa akan menghukummu," Walau tidak mengenali wanita itu, Oliver tetap patuh ketika disuruh untuk tidur. Lagi pula dia tidak ingin terkena hukuman.

Setelah Oliver masuk kedalam kamarnya wanita itu kembali ke tempat dia berasal. Meninggalkan koridor yang gelap.

Apa? Biakkan gue!Yaudah see u 2 tahun lagi Byebye

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Apa? Biakkan gue!
Yaudah see u 2 tahun lagi
Byebye

ENIGMA & ALPHA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang