TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Warning!! Ada adegan dewasa berat di part ini. Dimohon untuk anak dibawah umur untuk skip!, jangan ngeyel
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Suara renyah ciuman Oliver dan Louis terdengar sangat nyaring. Dimana ciuman itu begitu intens dan agresif. Louis melepas ciuman untuk mengatur nafasnya yang tak beraturan, oliver bahkan terbatuk-batuk karena sulit untuk menyeimbangi aksi Louis.
"Wajahmu berkeringat," Louis mengusap pelipis Oliver yang berkeringat, dengan ciuman lembut di bibi itu.
Keduanya mengatur nafas dalam-dalam sebelum kembali melanjutkan ciuman mereka.
"Saya sudah tak bisa menahannya lagi"
"Ah.." sebelum Oliver selesai menjawab, Louis sudah lebih dulu menggigit lehernya sekuat tenaga hingga meninggalkan bekas yang terlihat kemudian menggunakan ujung lidahnya untuk menjilatinya sebelum menghisapnya hingga membentuk memar.
Louis terus mengendus dan menggigit cuping telinga oliver dengan nafsu. Kini Louis beralih mengecup wajah Oliver hingga mencapai bibir nya, berhenti di sana perlahan, intens, dan memasukkan lidahnya ke dalam mulut yang menggoda itu, menghisap lidah Oliver hingga hampir mati lemas.
"Ugh..." Oliver mengerang keras. Tubuhnya menggeliat dalam pangkuan Louis. sementara bokongnya yang bulat dan putih menempel pada gundukan keras yang berada di balik celana tipisnya.
Tangan Oliver yang tadinya membelai punggungnya, kini bergerak maju perlahan, membuka baju yang Oliver kenakan. Karena tak sabaran pria dominan itu melepas baju tidur Oliver dengan kasar hingga kancing bajunya terlempar kemana-mana, Louis kembali melepaskan lidahnya dan beralih pada leher oliver, menjilati dan menghisap setiap inci kulit yang menutupi tenggorokannya, membuat Oliver yang berdiri di atas pangkuannya gemetar, karena geli yang dibuat Louis.
"Apa aku melukaimu?" Tanya Louis, dengan mata yang mengisyaratkan kekhawatiran ketika melihat kulih Oliver yang memerah. Oliver menggeleng kan kepala dan tersenyum sebagai tanda tidak terjadi apa-apa.
Louis menarik sudut bibirnya kemudian mendekatkan wajah nya pada dada Oliver yang menampakkan benjolan kecil pink yang menggoda. Oliver bisa merasakan air liur hangat membasahi kedua sisi putingnya, Louis mulai menjilati, menghisap, dan menggigit dengan keras.
"Mph..."
Louis perlahan melepas isapannya pada puting Oliver, kemudian secara perlahan membaringkan oliber ke atas kasur. Dan kembali membelai rambut Oliver dengan hangat sebelum beralih melepaskan kemeja putihn yang dia kenakan, kemudian Louis buang ke sembarang arah.
Setelah itu dia kembali mencium bibir Oliver dengan tangannya yang perlahan menarik turun celana tidur Oliver ke bawah, beserta dalamannya.
"Tunggu." Oliver mendorong Louis agar sedikit menjauh dari tubuhnya. "Kenapa hanya aku yang melepasnya?"