TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jam istirahat telah selesai dan kini semua orang mulai kembali ke dalam ruang pengadilan untuk menunggu keputusan hakim.
Di sana, di ruang pengadilan ada Kane yang dibawa Marvin untuk melihat hasil yang di tetapkan oleh hakim.
Kane duduk di jejeran pendukung Kelvin, dia duduk dengan posisi menunduk sambil meremas kuat tangannya, gugup.
Walaupun ini bukan menyangkut dirinya tetapi berada di ruangan yang ramai seperti ini membuatnya khawatir. Bagaimana jika ada yang memperhatikan nya, atau ada yang mengenalinya. Kane takut jika orang lain akan malu melihat penampilan nya yang sekarang ini, baju kusut dengan bau tak sedap, rambut acak-acakkan dan wajah buruk nya, jangankan mandi, memakai alas kaki saja tidak, Kane sudah seperti gembel diantara para konglomerat.
Marvin menengok ke arah Kane dan menyadari kegugupan Kane, dia tersenyum secara naluriah kemudian berbisik di telinga Kane dengan lembut. "Jangan takut, ada aku di sini, bersamamu" sambil memegang punggung tangan Kane.
Kane menatap ke arah tangan Marvin yang menindih punggung tangannya, kemudian menatap wajah pria itu yang kini menatap lurus kedepan, Kane terperangah melihat ketampanan Marvin dari samping, hidung mancung dengan dagu tirus yang terbentuk dengan sempurna.
Seperti ada cahaya menkilap yang menyelimuti wajah Marvin dengan efek slow, tanpa Kane sadari jantungnya berdegup sangat cepat.
Dia dengan reflek mengalihkan pandangannya. "Ya Tuhan jantungku."
"Kau katakan sesuatu?"
"Tidak!" jawab Kane malu, dia segera mengalihkan wajahnya sebelum Marvin menyadari kemerahan di pipinya.
Waktu berjalan tidak terlalu lama sampai para hakim dan antek-antek nya memasuki ruang pengadilan. Sosok yang digambarkan dengan—Enigma intimidasi terkuat, berkharisma seperti seorang pemimpin dengan aura dingin menusuk, bukan hanya rumor semata, buktinya Kane mengakuinya.
Pria yang sangat sempurna dengan postur tubuh tegap tanpa merosot dengan sorot mata tajam yang dingin dan tak tersentuh milik Louis, membuat Kane terpesona sekaligus terintimidasi, mungkin ini cuman perasaan Kane atau memang benar karena sejak Louis masuk sampai dia duduk di tempat nya, susana ruangan berubah menjadi mencengkram membuat rasanya udara berlari keluar ruangan.
Tok
"Sidang di mulai"
Persidangan dimulai kembali dengan adanya bukti baru dan pernyataan baru terkait perilaku tidak terpuji Kelvin yang buruk serta kekerasan fisik yang dia lakukan pada beberapa staf nya, tuduhan itu membuat Kelvin murka dan hampir menghancurkan meja tergugat. Tetapi aksi itu tidak terwujud ketika Louis dengan tegas menghentikan tindakan yang tidak menghargai ruang pengadilan.
Beberapa kali juga Kelvin mencela ucapan pengacara penggugat yang sedang berbicara, membuat dia beberapa kali mendapat peringatan.
"TIDAK BENAR! APA-APAAN ITU!" Kelvin membentak marah dengan nada teriak yang membuat ruangan semakin riuh, beberapa saksi mulai misuh-misuh. Membuat ruang pengadilan yang awalnya terhormat dan penuh peraturan menjadi kacau.
Louis hanya diam saja dan para antek-antek nya sudah berusaha menenangkan. Keterdiaman Louis bukan karena ingin membiarkan Kelvin seenaknya di dalam ruangan sakral ini tetapi juga untuk menyadarkan Kelvin ketika dia diam itu tandanya Kelvin dan semua orang harus diam, tapi karena Kelvin yang kertas kepala dan Etitud nya minim dia tidak begitu menyadari.
Sampai akhirnya kegaduhan semakin menjadi dan tiba tiba saja
BRUK!!
Semua yang berada di ruang pengadilan langsung diam tanpa bersuara baik suara nyamuk pun tidak bisa di dengar lagi. Aura dingin dan mencengkram menguap di seluruh ruangan, mencengkram dengan kuat dan membuat orang-orang menjadi tak berdaya.
Louis yang terkenal karena kesabarannya baru saja membelah dua meja hakim dengan sekali tepukan pada meja. Aksi yang jarang terlihat atau memang tidak pernah terjadi sebelumnya.
Kelvin bahkan tak bisa bergerak, dia hanya berdiri diam mematung di tempatnya dengan tak berdaya, Louis terlihat sangat murka, matanya yang hitam berubah warna menjadi emas ketika mata itu di sinari cahaya lampu, mata yang menjadi saksi bahwa pemilik mata sedang dalam mode paling tidak bisa di toleransi lagi.
"Duduk."
Kalimat dingin terujar dengan nada intimidasi yang dalam. Seperti rantai yang mengikat di leher pendengar, yang memaksa duduk. Tubuh mereka secara serentak bergerak sesuai perintah. Seperti tipe gen milik seorang Enigma yaitu tipe pengendali, seperti inilah yang sekarang terjadi.
Semua duduk dengan tenang menunggu keputusan dari Louis. Duduk diam tanpa ada yang bersuara, sampai meja di ruangan di ganti dengan meja baru.
Setelah itu Louis mulai mengetuk palunya sebanyak tiga kali sesudah menyampaikan keputusannya. Bahwa Kelvin hanya akan di denda tanpa penjara, kemudian di suruh menulis surat permintaan maaf dan Kelvin akan di cabut surat izin nya selama tiga tahun, itu berarti Kelvin dilarang bekerja sebagai pengacara tiga tahun kedepan, setelah keputusan itu Louis pergi.
Kepergiannya bahkan masih meninggalkan aura intimidasi. yang mana sulit untuk membuat orang yang satu ruangan dengannya bergerak. bahkan para antek-antek nya. Setelah hampir 10 menit kepergian Louis barulah mereka semua bubar tanpa protes, atau bergosip.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.