79. 🔞 dua minggu

4.8K 155 1
                                        

Mobil hitam terlihat memasuki pekarangan kediaman Lawrence dengan Pengemudi yang terlihat tergesa-gesa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Mobil hitam terlihat memasuki pekarangan kediaman Lawrence dengan Pengemudi yang terlihat tergesa-gesa. Tak lama mobil itu berhenti dan seseorang dari pintu kemudi keluar, pria dengan netra normal terlihat, wajah nya tegas penuh kharisma tapi mengisyaratkan kerinduan yang tak tertahan kan. Dia dengan tergesa-gesa melangkah mendekati pintu kediaman.

Tidak menekan bel rumah lagi dia hanya menendang pintu itu sampai terbuka lepar, dimana hal pertama yang dia lihat ada sosok lelaki yang saat ini sedang duduk memandangi kolam ikan dengan wajah di tekuk lesu.

Louis berjalan mendekat, dia berhenti kemudian berkata. "Apakah ikan itu lebih menarik dari diriku?"

Mendengar suara familiar itu, tubuh oliver seketika menegang namun dia tetap menoleh untuk memastikan. Setelah melihat bahwa yang kini berdiri di hadapan nya adalah pria yang dia tunggu selama ini, oliver langsung bangkit dan berlari memeluk Louis, dia menangis dalam pelukan pria yang kini badan nya lebih besar dan berisi dari nya.

"Baru di tinggal dua tahun tubuh mu sudah merusut begini bagaimana jika ku tinggal 3 tahun?"

"A-aku akan mati, hiks!" Tangis pria itu di dalam  pelukan Louis. Oliver merasa beryukur bahwa penantian nya tidak memakan waktu lama, dan dia berhasil, bertahan sejauh ini, Louis baik-baik saja.

"Aku, mengingat semuanya, ingatan ku!" Ucap nya sesegukan. "Tapi aku ingin kamu mengatakan semua yang kamu ketahui padaku."

"Tenang saja!" Jawab Louis dengan mengusap rambut oliver yang berada di pelukan nya. "Akan aku ceritakan sambil tidur bersama mu." Ucap nya dengan pelukan yang semakin erat.

"Hm, janjilah."

"Aku mencintaimu, oliver."

"A-aku juga!!, mencintai mu, Louis!"

Kamar tidur

Baju putih yang dikenakan oliver di tarik hingga terobek, lalu dibuang entah kemana oleh pria yang tengah haus sentuhan itu. Oliver menenggelamkan kepalanya di leher Louis, merasakan setiap helayan baju nya di hancurkan. Posisi oliver duduk di atas pangkuan Louis karena tubuh nya yang mengecil Louis bisa begitu mudah mengangkat tubuh nya, seperti mengangkat kertas. Membanting tubuh itu di kasur yang kini dalam keadaan telanjang, memperlihatkan tubuh nya yang putih mulus.

Louis mendesah. "Aku tidak bisa menahan diri hari ini, maaf jika aku melukai mu, tapi aku tidak bisa menahan nya." Ucap Louis yang kini membuka seluruh baju nya.

Oliver tidak protes dia dengan patuh membuka kakinya lebar-lebar mengangkat nya sedikit agar bisa melihatkan pada Louis, sudah berapa lama lubang sempit itu tidak pernah di gagahi pemiliknya.

"Ini menutup sempurna." Ucap Louis.

"Dia akan terbuka jika kau sering keluar masuk di sana" Jawab Oliver.

"Apakah harus?"

"Jika kau mau aku tidak melarang" Jawab Oliver dengan wajah tampan nya, tersenyum begitu manis. Dia tidak peduli lagi, bahkan jika harus mati dalam keadaan berhubungan sex dengan Louis dia tidak akan menyesal. Dia akan menyerahkan semua nya pada Louis.

ENIGMA & ALPHA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang