TAHAP EDITING!
Xing Xu seorang psikopat berusia 30 tahun yang menjadi buronon selama 12 tahun. Setelah pindah ke New York hidupnya berubah. Mulai dari lupa ingatan akibat salah minum obat demam hingga berakhir masuk ke tengah-tengah keluarga mister...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semua orang mulai merasa panik ketika melihat Louis yang biasanya dominan kali ini terlihat sangat pucat, lelaki itu memaksa kerja meski Jose sudah memperingati nya, sekarang disaat semua orang
sedang fokus sidang dia malah berusaha mempertahankan kesadaran nya.
"Pak hakim?" Ujar pendamping Louis, menegur dengan lembut saat semua orang sedang menunggu keputusan nya.
Louis mengerjab, tubuhnya kehilangan kendali, dia bertahan dengan memegang meja dengan sekuat tenaga.
Di ambang pintu hakim ada albert selaku sekretaris nya, mulai gelisah ketika melihat Louis yang memprihatinkan.
Albert segera menelfon ke nomor rumah, menunggu beberapa waktu sebelum telfon kediaman di angkat.
"Hallo?"
"Maaf saya dari kantor kejaksaan, saya ingin mengonfirmasi kan bahwa kondisi kesehatan tuan hakim sedang tidak dalam kondisi baik, dia..."
"Louis? Kenapa dengan nya?"
"Kondisinya parah tuan, bisa tolong menjemputnya!" Ujar Albert yang semakin panik lalu telfon mati secara sepihak.
Albert berjalan memasuki ruang pengadilan. Dia mendekat berbisik pada Louis. "Tuan mohon istirahat segera!"
Louis tak menggubris dia masih bertahan, mengambil dokumen di depannya, membaca dengan saksama kemudian menatap sang terdakwa.
Dia akan segara memberi keputusan. "Tersangka di tetapkan hukuman....pen..."
Louis kehilangan fokus dan penglihatan nya memudar. Dia menggeleng kepala untuk mengembalikan netranya. Namun netra itu semakin kelabu, sampai darah mengucur dari mulutnya dan membuat seluruh penghuni pengadilan terkejut.
"Tuan!"
Louis segera menyeka darah dari mulutnya, dia kemudian berkata "hukuman penjara 7 tahun dengan denda 500 juta dolar." Ujarnya dengan ketukan palu yang artinya keputusan telah ditetapkan.
Saat itu Albert langsung membantu Louis untuk bangkit namun Louis menepis nya. "Jangan membuatku terlihat seperti orang sekarat." Ucapnya kemudian melangkah dengan gagah meninggalkan ruang pengadilan. Sesampainya di luar Louis langsung terjatuh, untungnya sebuah tangan telah berhasil menangkap tubuhnya yang hampir menyentuh keramik.
Belum sempat Louis melihat siapa yang menahannya kesadarannya lebih dulu terenggut.
"Louis!" Panggil Jericho yang berhasil menahan tubuh Louis.
Lee segara membantu, dia memapah Louis keluar gedung kejaksaan untuk membawa Louis ke rumah sakit. Didepan gedung ada crish yang sedang berjalan masuk namun tidak sendiri dia bersama Oliver.
Melihat Louis yang tak sadarkan diri di papah Jer dan lee, crish langsung berlari menuju keduanya.