#KKNSeries1
"Pertunangan kita ini harus dirahasiakan!"
Begitu kesepakatan Kama dan Gege sebelum keduanya melakukan kegiatan KKN 111 Desa Welasasih. Hubungan pertunangan yang hanya diinginkan oleh dua pasang orangtua sementara Kama dan Gege menyatak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Haiii 🌼 Senang sekali bisa ketemu lagi kitaaa. Sehat, kan?
Vote dan komennya rameee bangettt. Terima kasih yaaa. Idenya jadi lancar setiap kali bacain komen. Jadi ayoook vote dan komen yang banyaaak! 😆🫶🏻
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Btw udah liat belum cover cerita baru judulnya 'Hello, Miawmi!' di sana kita bakal ketemu siapa coba tebak? 😋Btw ini cover sementara karena cover aslinya belum jadii mehehe
NANTI BAKAL ADA ADDITONAL PART 64 YANG DI-UPDATE DI KARYAKARSA. TUNGGUIN YAAA KAMA DAN GEGE NYAAA. HOHO. 🥵🔥
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENNN YANG BANYAK BIAR CEPET DIPUBLISH PART BARUNYAAA NANTIII 🙌🏻🔥🔥🔥🔥🔥
***
"Jadi lo belum balik ke Jakarta dan gue harus puas mendengarkan rangkaian kejadian konyol itu lewat telepon aja?" tanya Samira dari seberang sana.
Gege mendengkus, dia berjalan di Selasar menuju kantor Kama siang itu. Kama mengabarinya bahwa dia masih ada di kantornya sebelum berangkat ke lokasi proyek, Jadi Gege sengaja datang ke sana, dia ingin meminta izin pergi ke Pekanbaru menggunakan mobil kantor untuk mengambil paketnya yang tertahan di kantor pusat. "Lo pengen banget ngetawain langsung di depan muka gue ya, Miw?"
Samira tertawa. "Iya lah! Aduh, karena cuma lo, Ge, yang ngasih gue kabar cuma buat bikin gue ketawa."
Gege berdiri di selasar itu. Memutuskan untuk menunggu di sana karena dia pikir Kama akan segera keluar jadi tidak usah repot-repot masuk ke gedung kantornya dan bertemu dengan banyak orang. Oh, sebenarnya tidak apa-apa sih, bertemu dengan banyak orang. Hanya saja, di gedung kantor itu Gege tidak memiliki kepentingan apa pun selain hanya akan meminta izin langsung pada Kama. Lagi pula, dia sudah memiliki janji dengan salah satu divisi GS yang menyiapkan mobil kantor yang tidak dipakai hari ini untuk mengantarnya.