#KKNSeries1
"Pertunangan kita ini harus dirahasiakan!"
Begitu kesepakatan Kama dan Gege sebelum keduanya melakukan kegiatan KKN 111 Desa Welasasih. Hubungan pertunangan yang hanya diinginkan oleh dua pasang orangtua sementara Kama dan Gege menyatak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Haiii 🌼 Kangen nggakkk?
Waktu hari Minggu dan Senin aku bikin Additional Part 64 dan vol 2 nyaaa lhooo di Karyakarsa. Udah bacaaa? XD
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sebenarnya aku udah ngetik dari hari Selasa. Cuma tiba-tiba file-nya kehapus dan tidak bisa kukembalikan. Ini perjuangan nulis kedua kali pokoknya kalau nggak diramein aku sedih 🥺 Kasih spam emot love dulu boleh tidak iniii?
Selamat membaca. Jangan lupa vote dan komennyaaa. TERUS KASIH API YANG BANYAK DI SINIII. 🔥🔥🔥
***
Mereka kembali ke Bangkinang setelah menghabiskan waktu satu malam dua hari di Harau. [Additional Part 64] Keesokan hari, Kama masih tetap harus bekerja, sementara Gege harus kembali ke Jakarta. Jadi, sebelum mereka berpisah pagi-pagi sekali, Kama akan mengajak Gege untuk menghabiskan waktu berdua malam ini.
Namun, berkat kejadian tidak senonoh yang dipergoki oleh lima pria dewasa—termasuk Pia—kemarin, malam ini Yesa mulai mengikuti Kama dan Gege ke mana pun lagi saat pergi. Ini hanya formalitas, karena nyatanya Yesa juga muak jika harus terus menjadi hal yang dianggap tak kasat mata oleh Kama dan Gege.
Keduanya kini, berdiri di depan lobi gedung wisma, di samping mobil yang terparkir, menunggu Gege yang selesai bersiap dan turun untuk menemui Kama.
"Lo mau ngajak Gege ke mana habis dari The Zuri?" tanya Yesa sambil melihat penampilan Kama. Kama mengenakan kemeja hitam dan celana kain abu-abu. "Jangan malam-malam, Ka. Riskan perjalanan pulang ke Bangkinangnya."
"Nggak kok, gue langsung ajak dia balik setelah makan malam nanti. Kecuali kalau dia kecapekan. Ya ... gue booking kamar di The Zuri—"
"Jangan macam-macam deh. Jangan bikin gue tambah ribet." Yesa menatap Kama muak. "Gue udah meluangkan waktu ngikutin lo berdua kayak gini, bela-belain bolak-balik nggak jelas." Dia meninggalkan pekerjaannya yang mesti dia rampungkan juga. "Lo kalau nanti malam gue cek Gege nggak ada di wisma, gue ancurin nih bumi."