Hello, KKN! | [40. Sikap Baik di Balik Rencana]

207K 13.8K 5.5K
                                        

Haiii 🌼Ketemu lagi kitaaa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Haiii 🌼
Ketemu lagi kitaaa.

Di part kemarin, kan ada percakapan Kama-Laika yang kerekam sama video-nya Gesang ya? Nah, itu tuh percakapan dulu waktu Laika datang ke posko. Di Part 26. Sebelum Kama beneran sadar dan ngejar Gege. Inget nggakkk?

Jangan lupaaa voteee sama komen yang ramai yaaa kalau kangeeen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Jangan lupaaa voteee sama komen yang ramai yaaa kalau kangeeen.

Bisa kasih api yang banyak nggakkkk 🔥🔥🔥🔥🔥

***





Setelah kepulangannya dari Lembang kemarin, ayahnya mewanti-wanti Gege untuk tidak mematikan ponselnya sama sekali, mengktifkannya sepanjang waktu sekalipun saat dia tertidur di malam hari. Jadi, saat dering ponselnya terdengar, menandakan adanya sebuah panggilan pada pukul empat pagi, Gege bangkit dari tidurnya karena posisi ponsel dia taruh jauh dari kasur.

Tubuhnya merangkak dengan mata terkantuk-kantuk. Tangannya menggapai-gapai bagian atas kabinet saat tiba di ujung kasur. Lalu, meraih benda kecil berisik yang terus menjerit itu. Dia menggulingkan tubuhnya dan kembali tidur terlentang di bagian ujung kasur sehingga kepalanya kini sejajar dengan kaki Samira.

Selanjutnya, dia membuka sambungan telepon saat melihat nama seseorang yang menghubunginya di pagi buta begini.

"Halo, Yaya?" Gege bisa mendengar sendiri bagaimana suaranya yang parau, kesan mengantuknya masih pekat karena dia baru bisa tertidur saat waktu sudah melewati tengah malam. Saat semua orang di posko sudah terlelap, Gege masih sibuk dengan matanya yang nyalang tertuju ke arah langit-langit, untuk kembali menemui masa lalu, menemui rasa sakit yang telah dia lewati.

"Kamu udah bangun?" tanya ayahnya dari seberang sana.

"Udah, Ya. Kenapa?"

Suara Yaya lama tidak terdengar sehingga Gege harus kembali memanggilnya di telepon. Lalu sebuah gumaman terdengar. "Kamu tidur sama siapa?" tanyanya.

Hello, KKN!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang