46. Promise•

519 67 36
                                        

Hari berlalu dengan cepat. Sudah terhitung 2 hari Sophia Dispen karena mengikuti perlombaan.

Geng CEBU pun menjalani kehidupan sekolah dengan biasa.

Namun, hari ini ada kejadian langka yang menggemparkan.

Bukan hanya menggemparkan untuk geng CEBU, namun untuk seantero sekolah.

"DI PARKIRAN ADA TIAN!"

Hal itu dikarenakan mereka kedatangan 'Alumni' yang sangat terkenal pada masanya.

Kabar kedatangan Tian pun menyebar cepat sampai ke geng CEBU, yang kebetulan saat ini tengah berjalan bersama di koridor.

Fyi, sekarang sudah jam pulang sekolah, dan mereka sebentar lagi akan berpisah karena kegiatan masing-masing.

Mendengar kabar kedatangan kakaknya, Jo mengernyit. Tidak biasanya Tian menjemputnya sampai masuk ke dalam area sekolah, biasanya hanya sekedar menunggu di halte atau di dalam mobil.

"Kakak lo emang niat tebar pesona ya hari ini, Jo?" Terka Zoey.

Jo mengendikkan bahunya. "Kak Tian gunain sisa hari liburnya buat hal yang gak bermanfaat deh."

"Eh Athena, lo habis ini langsung ke klinik kecantikan, kan? Gue numpang dong." Pinta Audrey.

"Loh Audrey nggak bimbel?" Tanya Frey.

Audrey menggelengkan kepalanya, "Libur dulu. Perlu refreshing gue."

"Oke siap kawan." Ucap Athena.

"Eh tapi gue dianterin sama Sultan, lo gapapa Drey?" Lanjutnya.

Audrey menganga. "BILANG KEK?! Duh gue takut canggung, nggak jadi deh."

Athena mengernyit. "Canggung kenapa?"

"Peka dong Na, Audrey takut jadi nyamuk kali." Ujar Wanda.

"Duh santai aja. Gapapa ikut Drey, ntar yang bakal jadi nyamuk Sultan kok." Athena menyengir.

"Anjir parah bangett."

Beragam celotehan sepanjang koridor membuat mereka tidak sadar bahwasanya mereka saat ini sudah berada di area parkiran.

"Loh? Aku gak nyangka bakal serame ini." Yara berucap sembari celingukan mencari Mahen tercinta.

"GILAA RAMEE BANGETT! Kak Tian emang seterkenal ini yaa?" Wanda melongo melihat area parkiran yang sangat ramai, seolah siswa/i yang berada disana betah berada di sekolah karena kemunculan sang idola.

"Ohh jadi ini alesan kakak nggak pernah mau kelihatan di area sekolah, kecuali pas sidang itu." Jo membatin.

Geng CEBU tadi pagi memang berangkat menggunakan mobil milik Yara, dengan Audrey sebagai pengemudi. Dan entah bagaimana, Tian sengaja memarkirkan mobilnya tepat di sebelah mobil milik Yara.

Begitu sudah sampai di hadapan Tian yang menatap mereka dengan intens, Jo membuka suara.

"Kakak ngapain? Kakak kan tau Jo bareng sama temen hari ini."

Tian tersenyum lembut ke arah Jo. Ia maju dan mengelus rambut Jo penuh kasih, membuat gerombolan memekik gemas karena interaksi kakak beradik tersebut.

"Mau jemput." Jawab Tian.

"Jemput Jo--

"Jemput kamu sama Selina."

Selina yang berada di belakang Audrey terkejut, geng CEBU terkejut, dan seisi parkiran terkejut.

"Eh eh jemput Selina juga tuh katanya."

"Kak Tian mabuk kali?"

"Mereka udah resmi pacaran ya berarti?"

CircleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang