EII BEFORE BACAA AKU MAU PROMOSI DULU GUYS!
bagi kalian yang suka baca AU, dan mau lihat another side of karakter di cerita CIRCLE boleh banget dong kepoin author instagram @macaastories 💚💚💚,
Kemarin terakhir aku update isi sepenggal chat Frey and Jeftin disana. *spoiler: isi chatnya jeftin cembukor🥹🤏🏻

Nanti selain dapet baca, kalian juga berkesempatan nih buat request mau aku upload AU shipper yang mana, atau about friendshipnya GENG CEBU juga boleh banget!! Kalau mau DM aku buat nanya nanya juga boleh banget banget banget!!
Jadi jangan lupa follow dan kasi dukungan yaa!! Love u all!! Selamat membaca, dinanti kunjungannya!💚💚
____
Frey tidak pernah merasa segugup ini sebelumnya. Ia berulang kali menggigiti bibir bawahnya lantaran cemas. Bukan, ini bukan masalah ujian, kalau masalah ujian saja mah, Frey tidak akan ambil pusing.
Kalau dilihat-lihat, Frey ini bisa masuk dalam kategori chill girl, terbukti dengan ia yang terlihat selalu santai di setiap perlombaan, baik itu perlombaan nasional maupun perlombaan internasional.
Mungkin karena itu juga ia selalu dipilih untuk menjadi perwakilan dalam lomba debat sekolahnya, karena ia pintar menguasai diri. Bagi Frey, 'kemenangan adalah milik yang tenang', dan itu dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang ia raih, baik dalam lomba debat, lomba menyanyi FLS2N, dan masih banyak yang lain.
Sebab itu, sekarang ini Frey merasa asing dengan perasaan gugup yang sedari tadi tidak kunjung reda.
"Aduh, ini gue kenapa sih?" Ia daritadi mondar-mandir tidak jelas.
Bagaimana tidak gugup? HARI INI ADALAH HARI PENGUMUMAN KELULUSANNYA DI HARVARD!!
"JEFF PENGUMUMANNYA JAM 6 SORE! AKU MINTA TOLONG KAMU AJA YA BUAT LIATIN, AKU GA SANGGUP MENERIMA KENYATAAN!" Frey berucap dengan histeris sembari menelepon Jeftin.
Jeftin di seberang sana mengernyit. "Ini beneran Fei bukan sih?"
"Jeff." Frey tetap merengek, melihat pada jam dindingnya yang menunjukkan pukul 17.04.
"One hour left."
"Yaudah sekarang kamu emang dimana?" Tanya Jeftin.
"Di rumah, di kamar." Sahut Frey.
"Aku sekarang kesana ya?" Jeftin meminta izin.
Frey mengangguk. "Iyaa."
"Kamu mau dibawain apa?" Tanya Jeftin lebih lanjut.
Frey tampak diam karena berpikir, namun saking gugupnya, ia tidak bisa berpikir dengan jernih.
"Ah, whatever lah Jef, yang menurut kamu bisa menghibur aku kalo aku nggak keterima." Frey akhirnya menjawab.
KAMU SEDANG MEMBACA
Circle
Teen FictionFOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA! Untuk kaum pelajar yang bersekolah di SMA/SMK dan sejenisnya pasti sudah tidak asing dengan 'pembagian circle' pada tiap daerah sekolah mereka. Umumnya, circle-circle paling mendominasi dan cenderung ada di tiap sekola...
