REVISI!
Disinilah aku sekarang, bersama harry duduk di dalam starbucks dengan penyamaran kami yang menurutku sudah oke.
"Ngelamun terus dari tadi yel" aku terkagetkan dengan suara harry yang kata para directioners itu serak-serak basah, hahahha
"Masalah lea" jawabku malas
"Adik gue kenapa?" harry memasang wajah seriusnya, memang kalau menyangkut masalah lea dia selalu serius. He always over protective to her like a good brother, karena harry adalah sabahat eza (kakak lea) sejak masih orok dan itu membuat harry memberlakukan lea layaknya princess
"Dia menyukai seseorang" jawabku sekenanya. "Apa itu kau huh?" terlihat senyum jail harry di wajahnya walaupun tertutup masker. "Nope, dia menyukai teman sekelasnya" aku menghembuskan nafasku kasar
"What???!! Bagaimana bisa? Lalu bagaimana dengan dirimu?"
"Jangan berteriak mate, kau mengundang perhatian banyak orang sekitar"
"Oh? *harry melihat sekeliling* kau benar, baik lupakan itu. Kembali ke pertanyaanku" oke, aku merasa seperti di interogasi sekarang
"Kami jarang bertemu hazz, dan dia bisa saja dekat dengan orang lain selama aku tidak ada"
"Kenapa kau tidak menurti saranku saja untuk menyatakan perasaanmu? Aku yakin dia juga menyukaimu”
"Sebagai sahabat. Bagaimana kalau dia tidak menyukaiku seperti aku menyukainya? Aku takut persahabatan kami rusak hazz" oh aku terlihat mulai frustasi sekarang. Seorang niall horan frustasi karena julia athena winata. Oke that sounds not good
"Baiklah, aku hanya bisa memberikan saran kalau jodoh pasti bersama di akhir cerita niall, tetaplah semangat mempertahankan cintamu"
"Yaa, kau benar"
Setelah perbincangan kecil kami, kami memutuskan untuk kembali ke hotel. Keadaan hotel sedikit sepi karena yaa yang menginap di hotel ini hanya rombongan onedirection dan rombongan sekolah lea. Rombongan sekolah lea pasti belum kembali dan beberapa dari rombongan kami sedang berjalan-jalan.
Aku dan harry memutuskan untuk berenang saja. Cukup lama kami berenang tiba-tiba iPhoneku berbunyi. Aku segera keluar dari kolam dan melihatnya diikuti oleh harry, ternyata dari lea. Senyum di wajahku langsung mengembang, tapi tak lama.
Harry yang menyadari itu langsung bertanya "hey kenapa mate? Siapa itu?"
"Lihatlah sendiri" aku melemparkan iPhoneku ke harry yang untung ditangkap dengan baik olehnya. Tapi walaupun nanti iPhoneku hancur aku tidak masalah karena moodku sedang buruk. Aku membaringkan diriku di tempat yang tersedia dipinggir kolam
"LEA PACARAN? DENGAN RENDRA? Hey siapa itu RENDRA?"
"Orang yang disukai lea"
"Bersabarlah mate, sepertinya cobaanmu akan bertambah"
"Ya sepertinya, apa yang harus aku lakukan sekarang hazz?"
"Bersikaplah seperti kau ikut bahagia mendengarnya niall, kau hanya harus menunggu. Kalau memang lea jodohmu dia pasti akan berasama denganmu"
"Ya mungkin kau benar. Mana iPhoneku? Aku akan membalas pesannya memberikan selamat"
To : Julia x
Selamat lea, aku bahagia mendengarnya. Kau berhutang cerita padaku hun. x
Beberapa saat kemudian
From : Julia x
It's okay niall. Temui aku di pinggir kolam renang pukul 12 malam nanti, aku akan menceritakan semuanya
KAMU SEDANG MEMBACA
2. FRIEND or MORE ?!
RomanceAku dapat berbohong di depan semua orang kalau aku baik-baik saja, tapi sebenarnya hatiku tidak baik-baik saja. Pria yang aku cintai telah pergi. Ini semua yang merubah hidupku. Adakah pasangan hidupku diluar sana? Atau tuhan memang menciptakanku u...
